Satpol PP DKI Intensifkan Razia Miras Jelang Ramadan 2026

Oleh: Lydia Fransisca
Senin, 16 Februari 2026 | 17:04 WIB
Ilustrasi Satpol PP. (Foto/Satpol PP DKI Jakarta)
Ilustrasi Satpol PP. (Foto/Satpol PP DKI Jakarta)

BeritaNasional.com -  Satpol PP DKI Jakarta mengintensifkan razia minuman keras (miras) menjelang dan selama Ramadan 2026, dengan melibatkan unsur TNI dan Polri.

Personel gabungan ini menyasar tempat penjualan miras tanpa izin resmi. Sebanyak 1.900 personel dikerahkan untuk patroli rutin malam hari di seluruh wilayah Jakarta.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan penertiban miras sudah berjalan dan akan ditingkatkan selama bulan puasa.

Penjualan miras secara legal, lanjut Satriadi, wajib memiliki izin melalui sistem OSS (Online Single Submission). Pelanggaran ketentuan perizinan dapat berujung pada penindakan hingga pencabutan izin usaha.

"Saat ini juga kita sudah mulai melakukan operasi gabungan dengan TNI dan Polri," kata Satriadi, Senin (16/2/2026).

"Nah, kemudian untuk pengamanan atau penertiban minuman-minuman keras, ya selama tidak ada izin, akan kita lakukan ke tempat yang tidak sesuai izinnya," tambah dia.

Menurut Satriadi, intensitas pengawasan akan ditambah menjelang dan selama Ramadan, dengan pola koordinasi berjenjang di tingkat kecamatan bersama unsur TNI dan Polri.

Penertiban difokuskan pada tempat penjualan miras tanpa izin, termasuk warung-warung yang tidak memiliki legalitas.

"Semua, pokoknya kita telusuri. Kalau tempat-tempat yang menjual minuman keras seperti warung yang memang tidak ada izinnya, itu akan kita lakukan penertiban," ujar Satriadi.

"Setiap hari, sebanyak 1.900 personel melakukan patroli rutin tiap malam di semua wilayah. Command center kami selalu menerima laporan patroli pengamanan. Itu pasti rutin kita lakukan," tambah dia.

Jumlah dan komposisi personel di tiap wilayah disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi kerawanan, melalui koordinasi berjenjang hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

"Masing-masing wilayah melaksanakan koordinasi dengan Polsek, Koramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, camat, dan lurah. Semua terlibat dalam patroli," tandas Satriadi.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: