Bukan Karena Pengaruh Gaib, Ini Penyebab Ketindihan
BeritaNasional.com - Pernah merasa ketindihan? Saat tubuh merasa tidak bisa digerakan saat kita tidur, seolah kita terbangun dari tidur. Nah ternyata ini bisa dijelaskan secara empiris loh, yuk simak penyelasan singkatnya...
Apa Itu Ketindihan?
Ketindihan atau yang dalam dunia medis dikenal sebagai sleep paralysis, adalah suatu kondisi ketika seseorang mengalami kelumpuhan sementara saat sedang tidur atau bangun tidur. Kondisi ini terjadi ketika otak sudah aktif dan sadar, namun tubuh masih berada dalam fase relaksasi otot yang dalam.
Dalam fase tidur REM (Rapid Eye Movement), otot tubuh mengalami kelumpuhan sementara untuk mencegah gerakan fisik saat bermimpi. Ketindihan terjadi saat kesadaran muncul sebelum fase REM selesai sepenuhnya, sehingga tubuh masih terasa lumpuh.
Gejala Ketindihan yang Umum Terjadi
Gejala utama ketindihan adalah ketidakmampuan untuk bergerak atau berbicara selama beberapa detik hingga beberapa menit. Selain itu, gejala lain yang mungkin menyertai ketindihan meliputi:
- Merasa seperti ada tekanan berat di dada.
- Sulit bernapas atau merasa tercekik.
- Mengalami halusinasi, baik visual (melihat sesuatu yang tidak nyata), auditori (mendengar suara-suara aneh), atau taktil (merasakan sentuhan).
- Merasa sangat takut atau panik.
Penyebab dan Faktor Risiko Ketindihan Menurut Medis
Penyebab pasti ketindihan belum sepenuhnya dipahami, tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini:
- Kurang tidur atau pola tidur yang tidak teratur.
- Stres atau masalah kecemasan.
- Posisi tidur telentang.
- Gangguan tidur lain, seperti narkolepsi.
- Efek samping obat-obatan tertentu.
- Penting untuk diingat bahwa ketindihan bukanlah disebabkan oleh hal-hal mistis atau supranatural. Ini adalah fenomena medis yang dapat dijelaskan secara ilmiah.
Bagaimana Cara Mengatasi Ketindihan?
Meskipun ketindihan bisa menakutkan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan saat mengalaminya:
- Tetap tenang dan sadari bahwa ini hanya sementara.
- Fokus pada pernapasan yang dalam dan teratur.
- Coba gerakkan bagian tubuh kecil, seperti jari tangan atau kaki.
Langkah-Langkah Pencegahan Ketindihan
Beberapa langkah dapat diambil untuk mengurangi risiko mengalami ketindihan:
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






