Sempat Mundur, Sanae Takaichi Resmi Terpilih Kembali sebagai Perdana Menteri Jepang
BeritaNasional.com - Sanae Takaichi resmi mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin Jepang setelah kembali terpilih sebagai perdana menteri (PM) ke-105 pada Rabu (18/2/2026).
Kemenangan Presiden Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa ini dipastikan melalui pemungutan suara dalam sesi luar biasa di parlemen Jepang (Diet).
Proses pemilihan berlangsung melalui pemungutan suara di Majelis Rendah dan Majelis Tinggi guna menetapkan kepala pemerintahan yang baru.
Dalam pemungutan suara di Dewan Perwakilan Rakyat (Majelis Rendah), Takaichi menunjukkan dominasinya sejak awal.
Pada putaran pertama, ia berhasil mengamankan 354 suara, unggul jauh dengan selisih 50 suara atas rival utamanya, Junya Ogawa, yang merupakan Ketua Aliansi Reformasi Sentris (CRA).
Meski sempat berlanjut ke putaran kedua karena belum adanya kandidat yang mencapai mayoritas mutlak di awal, Takaichi tetap tak terbendung.
Ia memimpin putaran kedua dengan 125 suara, sementara Ogawa hanya mampu mengantongi 65 suara.
Selain memilih Perdana Menteri, Majelis Rendah juga menetapkan jajaran pimpinan baru:
Eisuke Mori (Veteran LDP & mantan Menteri Kehakiman) terpilih sebagai Ketua Majelis Rendah.
Keiichi Ishii (Anggota CRA) terpilih sebagai Wakil Ketua.
Sesuai dengan mandat konstitusi Jepang, Takaichi dan seluruh jajaran menterinya sempat mengundurkan diri secara serentak pada Rabu pagi sebelum peluncuran kabinet baru di hari yang sama.
Namun, media lokal memprediksi tidak akan ada perubahan besar dalam susunan kabinetnya. Sebab, Takaichi baru saja membentuk timnya pada Oktober lalu setelah memenangi kursi kepemimpinan LDP.
Berdasarkan laporan Kyodo News, para menteri kunci diperkirakan akan mempertahankan posisi mereka, di antaranya Toshimitsu Motegi sebagai Menteri Luar Negeri, Satsuki Katayama sebagai Menteri Keuangan, Shinjiro Koizumi sebagai Menteri Pertahanan.
Langkah ini dinilai sebagai upaya Takaichi untuk menjaga stabilitas kebijakan pemerintahan yang baru berjalan beberapa bulan tersebut.
Sempat Mundur
Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi resmi mengundurkan diri bersama seluruh jajaran kabinetnya pada Rabu (19/2/2026) pagi waktu setempat.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari prosedur formal menjelang sidang parlemen untuk pemilihan perdana menteri yang baru.
Dilansir dari Xinhua News, surat pengunduran diri para menteri juga diserahkan secara serentak dalam rapat kabinet yang dimulai pukul 09.00 pagi.
Prosesi ini dilakukan hanya beberapa jam sebelum parlemen menggelar sesi khusus pada sore hari.
Meski menyatakan mundur, Takaichi yang merupakan Presiden Partai Demokrat Liberal (LDP) hampir dipastikan akan kembali menduduki kursi kepemimpinan. Sebab, koalisi partai yang dipimpinnya masih mendominasi lebih dari dua pertiga kursi di majelis rendah.
Sumber: Xinhua News
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







