Disambut Upacara Kenegaraan, Prabowo Gelar Pertemuan Bilateral dengan PM Jepang

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 31 Maret 2026 | 14:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan PM Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka, Tokyo, Selasa (31/3/2026). (BeritaNasional/BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto dan PM Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka, Tokyo, Selasa (31/3/2026). (BeritaNasional/BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi dalam rangkaian kunjungan resmi di Istana Akasaka, Tokyo, Selasa (31/3/2026).

Setibanya di Istana Akasaka, Presiden Prabowo disambut langsung Takaichi. Lalu, keduanya melakukan sesi foto bersama dan bergerak menuju ruang Hagoromo-no-ma, lokasi upacara penyambutan. Di ruangan tersebut, delegasi Indonesia dan Jepang telah berbaris menyambut kedatangan kedua pemimpin.

Takaichi kemudian mengarahkan Prabowo menuju mimbar kehormatan. Upacara dilanjutkan dengan pemutaran lagu kebangsaan kedua negara dan penghormatan dari pasukan kehormatan, yang menjadi simbol penghormatan tinggi.

Kedua pemimpin selanjutnya melakukan inspeksi pasukan dan memberikan penghormatan kepada bendera masing-masing negara. 

Usai upacara, Prabowo dan Takaichi memperkenalkan delegasi masing-masing sebelum menuju ruang Asahi-no-ma untuk melaksanakan pertemuan bilateral.

Dalam pertemuan tersebut, Takaichi menyampaikan sambutan kepada delegasi Indonesia.

"Bapak Presiden Prabowo Subianto dan semua delegasi dari Republik Indonesia, selamat datang di Jepang. Saya sangat bahagia dapat bertemu kembali dengan Yang Mulia,” ujar Takaichi.

Prabowo pun turut menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat yang diberikan. 

“Saya ingin ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan hangat dari Yang Mulia, dari Pemerintah Jepang. Juga saya diterima dengan sangat baik oleh Sri Baginda Kaisar Naruhito kemarin,” kata Prabowo.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan ditutup dengan penyampaian pernyataan pers bersama di ruang Sairan-no-ma dan jamuan santap siang resmi. Seluruh agenda ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus mempererat hubungan bilateral yang saling menguntungkan.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: