Prabowo Tawarkan Investasi Nyata dan 'Cuan' di Forum Bisnis Indonesia-Jepang

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 30 Maret 2026 | 18:14 WIB
Presiden Prabowo Subianto di Forum Bisnis Jepang-Indonesia, Tokyo, Senin (30/3/2026). (BeritaNasional/BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto di Forum Bisnis Jepang-Indonesia, Tokyo, Senin (30/3/2026). (BeritaNasional/BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Forum Bisnis Indonesia-Jepang yang digelar di Imperial Hotel Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026), Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan kemitraan investasi yang nyata dan berkelanjutan melalui pendekatan yang praktis serta berorientasi pada hasil. 

“Dalam transformasi strategis ini, pendekatan kami sangat praktis dan pragmatis. Semua proyek kami harus layak, harus dapat dibiayai bank, harus memberikan manfaat nyata, pengembalian investasi yang nyata,” kata Prabowo dalam pidatonya. 

Prabowo menegaskan, keterbukaan Indonesia terhadap kolaborasi internasional, khususnya dengan Jepang, yang dinilai memiliki keunggulan dalam teknologi, metode, dan pengalaman industri. Ia memandang, sinergi antara kekuatan tersebut dengan potensi sumber daya dan pertumbuhan Indonesia akan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.

“Itulah mengapa kami sangat terbuka terhadap partisipasi aktif Jepang, teknologi Jepang, pengalaman Jepang, metode Jepang. Kami percaya bahwa dikombinasikan dengan sumber daya kami, pertumbuhan kami, dan skala kami, hubungan ini dapat saling menguntungkan bagi kedua belah pihak," tuturnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara juga menekankan bahwa pemerintah tidak hanya menawarkan peluang investasi, tetapi juga kemitraan strategis jangka panjang. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah Indonesia telah membentuk sovereign wealth fund yang mengonsolidasikan berbagai aset dan perusahaan milik negara dalam satu manajemen terpadu guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.

“Kami menginginkan manajemen yang rasional, praktik terbaik. Kami ingin memberantas korupsi dan penyalahgunaan wewenang, dan hasilnya sangat menjanjikan," tegas Prabowo.

Prabowo menjelaskan, hasil awal dari pengelolaan dana kekayaan negara tersebut menunjukkan perkembangan yang positif. Ia lalu mengungkapkan bahwa dalam tahun pertama operasionalnya, sejumlah aset mencatat peningkatan signifikan, bahkan hingga hampir 300 persen dalam pengembalian.

“Beberapa di antaranya menghasilkan peningkatan hampir 300 persen dalam pengembalian aset. Ini sangat menggembirakan, tetapi kita tahu bahwa kita masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Namun, kita optimis dengan arah perkembangan kita," jelas Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo kembali menegaskan ajakannya kepada para investor global untuk menjalin kemitraan yang lebih erat dengan Indonesia. Pemerintah Indonesia membuka peluang kolaborasi dalam pembangunan industri, transfer teknologi, serta pertumbuhan ekonomi bersama.

“Sekali lagi, kita menawarkan peluang, tetapi sekarang kita menawarkan kemitraan yang nyata. Kita mencari mitra yang siap bergabung dengan kita untuk membangun industri, menransfer teknologi, dan tumbuh bersama,” pungkas Prabowo.

 sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: