Bill Gates Ungkap 3 Selingkuhannya, Ada Atlet hingga Ilmuwan Nuklir
BeritaNasional.com - Pengusaha dan pendiri Microsoft, Bill Gates membuka tiga nama wanita selingkuhannya yang pernah berhubungan dengannya saat masih menikah dengan Melinda French Gates. Ketiganya berprofesi sebagai atlet, ilmuwan nuklir dan dokter. Hal ini diungkapkan Gates saat memberikan kesaksian tertutup di hadapan Komite Pengawasan DPR di Capitol Hill, pada Rabu (10/6/2026), terkait dengan kasus predator seksual Jeffrey Epstein.
Melansir PEOPLE pada Kamis (25/6/2026), Gates tidak dituduh melakukan kesalahan apa pun dan secara sukarela berbicara di hadapan perwakilan DPR untuk menjawab pertanyaan tentang hubungannya dengan mendiang Epstein, yang dimulai pada 2011, namun berakhir pada akhir 2014.
“Setelah itu saya mengetahui bahwa Epstein telah mengetahui informasi sensitif tentang kehidupan pribadi saya, termasuk fakta bahwa saya telah tidak setia dalam pernikahan saya,” kata Gates dalam pernyataan pembukaannya, berdasarkan dokumen kesaksian setebal 138 halaman yang diterbitkan oleh Komite Pengawasan DPR baru-baru ini.
“Perselingkuhan ini tidak ada hubungannya dengan interaksi saya dengan Epstein, tetapi hal itu menyakitkan bagi keluarga saya,” sambungnya.
Pada awal tahun 2026, Gates mengakui dua hubungan gelapnya dengan wanita Rusia saat masih menikah, dan menyebut Epstein mencoba menggunakan informasi perselingkuhan serta kebohongan-kebohongannya itu untuk menekan dan memeras dirinya agar kembali berhubungan.
“Upayanya ini gagal, tetapi ini menunjukkan beberapa cara yang dia coba untuk memanfaatkan interaksinya dengan saya demi memajukan agendanya. Seharusnya saya tidak pernah bertemu dengan Epstein sejak awal,” ucap Gates.
Dalam kesaksian yang berlangsung selama berjam-jam itu, Gates mengaku bahwa ia dikenalkan kepada Epstein oleh seorang karyawan lama yang kemudian meninggalkan Gates Foundation. Gates kemudian menyatakan bahwa ia percaya karyawan inilah yang memberi tahu Epstein tentang perselingkuhan tersebut.
Dalam kesaksian tersebut, Gates mengidentifikasi ketiga wanita tersebut sebagai Mila Antonova, seorang pemain bridge yang pernah diungkap oleh The Wall Street Journal pada 2023 silam. Karima Nigmatulina, seorang ilmuwan nuklir. Dan Alice Jacobs Nesselrodt, seorang dokter yang ia temui di sebuah konferensi sebelum tahun 2010.
Hubungan Gates dengan Epstein pun kembali menjadi sorotan usai dokumen Esptein dirilis oleh Departemen Kehakiman AS yang mencakup email-email lama dari Epstein kepada dirinya sendiri yang mengklaim Gates tertular infeksi menular seksual dari "gadis-gadis Rusia" dan telah meminta bantuan Epstein untuk menyembunyikannya dari istrinya saat itu, French Gates.
Meskipun Gates berulang kali membantah klaim Epstein yang "sepenuhnya salah", ia bersaksi bahwa mungkin saja pada suatu saat ia pernah mengungkapkan kekhawatiran tentang kemungkinan tertular penyakit menular seksual, yang "kemudian berubah menjadi kebohongan bahwa saya sebenarnya mengidap penyakit menular seksual".
"Dia tidak pernah memeras saya, tetapi melihat email-email ini, muncul kemungkinan besar bahwa dia mempertimbangkan untuk memeras saya," ungkap Gates melanjutkan kesaksiannya.
Kemudian, Gates menekankan bahwa dirinya tidak pernah menyaksikan atau memiliki indikasi bahwa Epstein terlibat dalam perilaku kriminal, ia pun tidak ikut mengunjungi pulau, peternakan, ataupun rumah Epstein di Florida. Ia juga menegaskan bahwa ia tak pernah menindas siapapun.
Saat ditanya oleh Komite Pengawasan, Gates menjawab bahwa dia tidak pernah berinteraksi dengan para korban Epstein, tetapi mungkin pernah berada di dekat mereka.
Sebelumnya, berdasarkan rekaman yang dilansir The Wall Street Journal, Gates juga telah beberapa kali meminta maaf atas interaksinya di masa lalu dengan Epstein. Dalam sebuah pertemuan umum yayasan awal tahun 2026, Gates telah mengakui dua perselingkuhan, ia pun meminta maaf kepada staf atas hubungannya sebelumnya dengan Epstein.
Pada April 2026, Gates Foundation mengumumkan bahwa mereka telah menugaskan peninjau eksternal untuk menilai keterlibatan yayasan tersebut di masa lalu dengan Epstein, dan kebijakan itu dibuat untuk menyeleksi dan mengembangkan kemitraan filantropi baru.
Usai Gates bersaksi, salah seorang juru bicara Gates mengatakan bahwa ia "menghargai kesempatan" untuk berbicara di hadapan komite.
“Seperti yang telah dicatat oleh banyak anggota Komite, dia menjawab setiap pertanyaan yang diajukan kepadanya selama wawancara yang berlangsung hampir enam jam. Dengan transkrip lengkap dan tanpa sensor yang kini tersedia untuk umum, semua orang dapat meninjau detailnya sendiri,” kata jubir tersebut.
Sang jubir menambahkan, tokoh filantopi ini mendukung penuh upaya pengungkapan kejahatan Epstein dan berharap keadilan bagi para korban.
“Seperti yang telah beliau sampaikan sepanjang proses ini, Bapak Gates mendukung pengungkapan penuh berkas-berkas tersebut, dan berharap penyelidikan Komite Pengawasan akan membawa keadilan bagi para korban,” tandasnya. 
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 23 jam yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







