5 Berita Nasional Terpopuler: Kasus Penganiayaan di Bandung hingga Dugaan Suap Impor HP Bekas

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 26 Juni 2026 | 09:00 WIB
Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan (Beritanasional/Bachtiar)
Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan (Beritanasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Selamat pagi pembaca setia Beritanasional.com! Mengawali aktivitas pada Jumat (26/6/2026) pagi, berikut rangkuman lima berita yang paling banyak menyita perhatian pembaca sejak Kamis (25/6/2026) hingga saat ini.

Berita pertama ada soal penganiayaan perempuan di Bandung. Lalu, ada juga mengenai Kortas Tipidkor usut dugaan suap impor HP bekas ilegal. Ketiga, ada DPR yang bakal mengawal implementasi potongan tarif Ojol.

Keempat, DPR yang meminta skema rekrutmen dan pelatihan peserta SPPI dievaluasi. Terakhir, ada juga mengenai pemerintah menyiapkan 150 ribu kuota magang nasional.

Berikut 5 Berita Nasional Terpopuler:

1. Kasus Penganiayaan Perempuan di Bandung, PPP Desak Hukuman Setimpal untuk Pelaku

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan keprihatinan dan empati yang mendalam terhadap YTR, perempuan asal Bandung yang menjadi korban dugaan penganiayaan dan penyekapan yang belakangan viral di media sosial.

2. Kortas Tipidkor Usut Dugaan Suap Impor HP Bekas Ilegal, Geledah Kantor Bea Cukai Juanda

Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri tengah mengusut kasus dugaan korupsi impor handphone bekas ilegal yang merupakan hasil pengembangan dari perkara yang sebelumnya ditangani Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri.

3. DPR Kawal Implementasi Potongan Tarif Ojol, Aplikator Diminta Transparan

 Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mengatakan, kebijakan potongan tarif aplikasi 8 persen ojek online perlu diawasi dan evaluasi berkala agar tidak mengorbankan kualitas layanan. Kebijakan yang berlaku mulai 1 Juli ini untuk memberikan kesejahteraan mitra pengemudi.

4. 2 Peserta SPPI Meninggal, DPR Minta Skema Rekrutmen dan Pelatihan Dievaluasi

Anggota Komisi VI DPR RI Imas Aan Ubudiyah meminta pemerintah evaluasi skema rekrutmen peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), setelah dua peserta meninggal dunia saat mengikuti latihan militer. Imas menilai perlu ada penyempurnaan dalam proses seleksi agar peristiwa tersebut tidak terulang.

5. Pemerintah Siapkan 150 Ribu Kuota Program Magang Nasional Batch 4

 Pemerintah akan membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 pada Juli 2026 mendatang. Kali ini, program magang ditargetkan menjangkau 150.000 lulusan baru perguruan tinggi sepanjang tahun melalui tiga gelombang pelaksanaan. 

 sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: