Jerman Takluk dari Ekuador, Nagelsmann Minta Pemain Bersabar dan Jaga Tempo Bermain

Oleh: Tarmizi Hamdi
Jumat, 26 Juni 2026 | 09:15 WIB
Laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026. (Foto/FIFA)
Laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026. (Foto/FIFA)

BeritaNasional.com - Walau posisi di puncak klasemen sudah aman, kekalahan tetap meninggalkan catatan evaluasi. Pelatih Timnas Jerman Julian Nagelsmann meminta anak asuhnya untuk tampil lebih sabar dan menjaga kontrol permainan menyusul kekalahan 1-2 dari Ekuador pada laga pemungkas fase grup Piala Dunia pada Jumat (26/6/2026) WIB.

Nagelsmann secara sportif mengakui Ekuador layak keluar sebagai pemenang. Menurut dia, Die Mannschaft sebenarnya memulai pertandingan dengan meyakinkan. Namun, mereka perlahan kehilangan bentuk permainan terbaiknya seiring berjalannya waktu.

"Setelah unggul, kami sedikit kehilangan kendali. Ketika Anda memulai laga dengan baik dan memimpin, kuncinya adalah tetap sabar, membuka ruang, baru kemudian menaikkan tempo saat celah itu terbuka," ujar Nagelsmann yang dikutip dari laman resmi FIFA pada Jumat.

Pelatih berusia 38 tahun tersebut menyoroti rotasi posisi yang terlalu berlebihan di lapangan. 

Eksperimen posisi yang kebablasan ini justru memudahkan Ekuador untuk melancarkan pressing ketat dan membuat Jerman sangat rentan saat kehilangan penguasaan bola.

"Rasa percaya diri tidak boleh membuat kita terlalu banyak menggeser posisi di lapangan," kata eks pelatih Bayern Munchen ini.

"Kami butuh stabilitas yang lebih baik saat membangun serangan (build-up). Jika kami bisa menerapkan itu, lawan akan jauh lebih sulit untuk mengalahkan kami," tambahnya.

Ia juga memuji ketangguhan fisik skuad Ekuador. Namun, Nagelsmann menilai anak asuhnya bisa meredam posisi tersebut dengan lebih efektif andai mereka mengalirkan bola lebih cepat dan meningkatkan kerapatan posisi antarpemain secara kolektif.

Tatap Babak 32 Besar di Boston

Kendati menelan hasil minor, posisi Jerman sebagai jawara Grup E tetap tak tergoyahkan.

Nagelsmann menegaskan kekalahan ini sama sekali tidak meruntuhkan mentalitas dan kepercayaan diri timnya menjelang laga krusial di babak 32 besar yang akan digelar di Boston pada Senin mendatang.

"Kekalahan tidak pernah terasa menyenangkan, bahkan ketika posisi pertama di grup sudah aman. Kami harus belajar dari kesalahan ini dan berbenah, tetapi kami juga harus terus menatap ke depan," tegasnya.

Nagelsmann tetap optimistis untuk terus melangkah jauh di Piala Dunia 2026 sekaligus membakar semangat tim untuk tetap konsisten dalam bermain.

"Kami sudah memenangkan banyak pertandingan dan baru kalah sekali. Kami tidak akan mengepak koper lalu pulang. Kami terbang ke Boston untuk menang hari Senin nanti," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: