Bareskrim Geledah 87 Kontainer di Tanjung Priok, Selidiki Dugaan Pelanggaran Ekspor Fatty Matter
BeritaNasional.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tengah berupaya mengungkap dugaan pelanggaran ekspor komoditas fatty matter yang melibatkan PT Mitra Mentari Sentosa (MMS), Kamis (25/6/2026).
Dengan berkoordinasi bersama Bea dan Cukai Tanjung Priok, menggeledah 87 kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara mendasari laporan LP/A/54/IV/2026/SPKT.DITTIPIDTER/BARESKRIM POLRI tanggal 13 April 2026.
“Penyidik melakukan koordinasi dengan Bea dan Cukai guna memperoleh data yang diperlukan dalam proses penyidikan serta melakukan pengecekan terhadap kontainer yang berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani,” kata Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri, Kombes Pol Setyo K Heriyatno dalam keteranganya, Jumat (26/6/2026).
Puluhan kontainer milik PT MMS di Terminal NPCT 1 Pelabuhan Tanjung Priok dibongkar, guna dilakukan pencocokan data ekspor yang dimiliki penyidik dengan dokumen kepabeanan dan kondisi barang di lapangan.
“Pengecekan fisik kontainer dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen ekspor dengan barang yang menjadi objek penyidikan,” ucap dia.
Dalam kegiatan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen diduga berkaitan dengan aktivitas ekspor perusahaan. Total 300 dokumen ekspor berupa Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) komoditas fatty matter disita untuk kepentingan penyidikan.
Dokumen-dokumen tersebut tidak hanya berkaitan dengan PT MMS tetapi juga perusahaan-perusahaan diduga terafiliasi dengan kegiatan ekspor komoditas tersebut.
“Dokumen yang kami amankan akan diteliti dan dianalisis lebih lanjut untuk kepentingan pembuktian serta melengkapi berkas perkara,” jelasnya.
Setyo menegaskan penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat.
“Penyidik saat ini masih mendalami seluruh dokumen, data kepabeanan, serta hasil pemeriksaan kontainer guna mengungkap dugaan pelanggaran ekspor secara menyeluruh,” tukasnya.
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






