Siapakah Dato Low Tuck Kwong? Orang Terkaya Nomor 4 yang Beli Lukisan SBY Rp6,5 M

Oleh: Kiswondari
Jumat, 20 Februari 2026 | 07:29 WIB
Dato Low Tuck Kwong, pengusaha dan orang terkaya no. 4 di Indonesia. (BeritaNasional/Bayan Resources)
Dato Low Tuck Kwong, pengusaha dan orang terkaya no. 4 di Indonesia. (BeritaNasional/Bayan Resources)

BeritaNasional.com - Nama Dato Low Tuck Kwong menjadi perhatian publik, usai ia membeli lukisan “Kuda Api” karya Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) senilai Rp6,5 miliar dalam acara lelang di perayaan Tahun Baru Imlek Partai Demokrat di Djakarta Theater, Rabu (18/2/2026) malam. 

Lukisan yang dibeli pengusaha kelahiran Singapura itu berjudul “Kuat dan Energik Laksana Kuda Api” yang berukuran 130 cm x 80 cm. Karya itu menggambarkan seekor kuda berwarna biru yang tengah berlari dengan surai menyerupai kobaran api berwarna oranye. Lukisan ini dilukis khusus dalam rangka perayaan Imlek Tahun Kuda Api dan dipamerkan di hadapan para undangan sebelum dilelang.

Setelah melalui proses lelang yang ketat, lukisan tersebut akhirnya menjadi milik pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong, dengan nilai Rp6,5 miliar. Berikut adalah profil Low Tuck Kwong, yang dilansir BeritaNasional dari berbagai sumber. 

Siapa Low Tuck Kwong?

Low Tuck Kwong merupakan pengusaha kelahiran Singapura pada tanggal 17 April 1948. Ayahnya merupakan pengusaha Singapura bernama David Low Yi Ngo. Meskipun ia lahir di Singapura sebagai warga negara Singapura, kini ia adalah warga negara Indonesia (WNI) yang banyak mendirikan sejumlah perusahaan besar di Indonesia. 

Setelah bekerja di perusahaan milik sang ayah, Low Tuck Kwong memutuskan untuk pindah ke Indonesia pada tahun 1972, dan memutuskan menjadi WNI pada tahun 1992.

Gurita Bisnis dan Kekayaan Low Tuck Kwong

Setahun setelah pindah ke Indonesia, ia mendirikan PT Jaya Sumpiles Indonesia (JSI) yang bergerak di bidang konstruksi pada 1973. JSI kemudian menjadi pelopor konstruksi pondasi tumpuk (pile foundation) yang kompleks.

Pada tahun 1988, JSI mulai berekspansi ke bisnis penambangan batu bara dan menjadi kontraktor tambang terkemuka. Pada tahun 1997, ia membeli tambang batu bara pertamanya melalui PT Gunungbayan Pratamacoal.

Lalu, pada 1998, melalui PT Dermaga Perkasapratama, Low Tuck Kwong juga mengoperasikan sebuah terminal batu bara di Balikpapan. Melalui bisnis pertambangan batu baranya (Bayan Resources), Low Tuck Kwong berhasil menjadi orang terkaya ke-30 di Indonesia versi majalah Forbes yang dirilis 2014 lalu. 

Sebagai founder Bayan Resources, ia pun melesat hingga menduduki peringkat pertama orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes tahun 2022, menyalip Hartono bersaudara dengan total kekayaan 25,2 miliar dolar AS. Dan pada edisi Forbes 2025, Low Tuck Kwong menduduki posisi orang kaya ke-4 di Indonesia dengan total kekayaan 25,9 miliar dolar AS.

Low Tuck Kwong juga memiliki sebuah program beasiswa bernama Dato' Low Tuck Kwong Scholarship di Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Sekian informasi tentang sosok Low Tuck Kwong, pengusaha Indonesia tajir melintir yang beli lukisan SBY senilai Rp6,5 miliar.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: