EV China Kian Diminati di Kanada Usai Penurunan Tarif Impor
BeritaNasional.com - Minat masyarakat Kanada terhadap mobil listrik (electric vehicle/EV) asal China menunjukkan tren peningkatan pada awal 2026. Hal ini terjadi setelah Pemerintah Kanada memangkas tarif impor kendaraan listrik dari China secara signifikan.
Berdasarkan hasil jajak pendapat terbaru yang dirilis Nanos Research, sebanyak 15 persen warga Kanada menyatakan lebih memilih membeli EV buatan China dibandingkan kendaraan dari produsen lain. Angka tersebut naik 6 persen dibandingkan hasil survei pada 2024.
Pada 16 Januari 2026, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan penurunan tarif impor mobil listrik asal China dari sebelumnya 100 persen menjadi 6,1persen untuk kuota 49.000 unit per tahun. Kebijakan ini dinilai menjadi faktor utama meningkatnya ketertarikan konsumen terhadap merek-merek asal Negeri Tirai Bambu.
Salah satu dampak paling mencolok terlihat pada model Eletre dari Lotus. Dengan tarif baru tersebut, harga crossover listrik itu di Kanada dilaporkan bisa turun hingga 50 persen, dari 305.000 dolar Kanada menjadi 156.750 dolar Kanada.
Penurunan tarif juga membuka peluang bagi sejumlah merek lain yang memproduksi kendaraan listrik di China, seperti Tesla, Geely yang menaungi Volvo dan Polestar serta BYD dan Nio. Lebih dari 50% dari total 49.000 unit EV yang diimpor dengan tarif 6,1persen diperkirakan akan dibanderol di bawah 35.000 dolar Kanada, menjadikannya semakin kompetitif di pasar.
Survei yang sama menunjukkan 53 persen warga Kanada menyatakan keputusan pembelian mereka tidak terpengaruh oleh asal negara kendaraan listrik tersebut, melonjak dari 25 persen pada 2024. Sementara itu, persentase responden yang mengaku enggan membeli EV karena diproduksi di China turun menjadi 28 persen.
Dengan kombinasi harga yang lebih terjangkau dan meningkatnya penerimaan publik, mobil listrik buatan China diprediksi akan memainkan peran lebih besar dalam pasar otomotif Kanada sepanjang 2026.
Sumber: Carnewschina
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu






