Bus Transjakarta Koridor 13 Kecelakaan Adu Banteng, Sopir Ngantuk Akibat Bekerja 2 Hari

Oleh: Lydia Fransisca
Senin, 23 Februari 2026 | 14:52 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Beritanasional/Oke Atmadja)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Beritanasional/Oke Atmadja)

BeritaNasional.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, sopir Transjakarta yang mengakibatkan kecelakaan adu banteng di Koridor 13 mengantuk karena telah bekerja selama dua hari.

Pramono mengatakan, sopir yang mengantuk itu membawa bus hingga masuk ke lajur yang berlawanan.

"Dia mengemudikan BMP 220263 dan memang dalam kondisi bekerja dua hari, ngantuk mungkin karena tidak bisa mengontrol, akhirnya abisnya masuk ke lajur yang berlawanan," kata Pramono di Jakarta Utara, Senin (23/2/2026).

Berdasarkan data yang diterima, terdapat 23 korban luka akibat insiden ini. Pramono pun memastikan Transjakarta menanggung seluruh biaya pengobatan tersebut.

"Akibat itu kemudian ada bus BMYS 17100 terjadi tabrakan yang luka dalam kejadian tersebut adalah 23," ujar Pramono.

"Dari 23 itu dua dilarikan ke rumah sakit Bakti Asih 21 ke rumah sakit Sari Asih dan perlu diketahui semua untuk korban ditanggung sepenuhnya oleh Trans Jakarta," tambah dia.

Meski demikian, Pramono menyebut bahwa manajemen Transjakarta telah berjalan dengan baik sehingga kecelakaan murni disebabkan kesalahan manusian.

"Jadi human error mungkin tidurnya kurang karena puasa dan sebagainya sehingga kemudian busnya menyebrang atau melintasi, melawan arah. Dan itu terjadi kecelakaan mengakibatkan
23 korbannya," tandasnya.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: