Pasar Tokenisasi Aset Tembus US$25 Miliar, PINTU Tambah 10 Aset Global

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 23 Februari 2026 | 18:37 WIB
Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad. (Foto/doc. Pintu)
Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad. (Foto/doc. Pintu)

BeritaNasional.com -  PINTU, platform investasi aset crypto yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kembali memperluas pilihan investasi bagi penggunanya.

Sepanjang Februari hingga Maret 2026, PINTU resmi menambahkan 10 tokenisasi aset global yang kini bisa diperdagangkan langsung melalui aplikasinya.

Langkah ini mempertegas tren tokenisasi aset atau Real World Asset (RWA) yang semakin diminati investor karena menghadirkan akses investasi global berbasis teknologi blockchain.

Apa Itu Tokenisasi Aset?

Mengutip Pintu Academy, tokenisasi adalah proses mengubah hak kepemilikan suatu aset menjadi token digital yang tersimpan di jaringan blockchain.

Aset yang bisa ditokenisasi mencakup berbagai instrumen dunia nyata seperti mata uang, saham, obligasi, komoditas, hingga properti.

Dengan sistem ini, investor dapat mengakses eksposur terhadap aset global melalui ekosistem crypto, tanpa harus membeli instrumen tersebut secara konvensional.

Daftar 10 Tokenisasi Aset Baru di PINTU

Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, menjelaskan penambahan aset terbaru tersebut.

“Pada periode Februari hingga Maret 2026, kami telah melisting 10 aset crypto. Deretan token tersebut meliputi Mastercard (MAX), JPMorgan Chase (JPMX), Chevron (CVXX), Advanced Micro Devices (AMDX), iShares 20+ Year Treasury Bond ETF (TLTX), Eli Lilly (LLYX), iShares Core US Aggregate Bond ETF (AGGX), iShares Core MSCI EAFE ETF (IEFAX), UnitedHealth (UNHX), & PepsiCo (PEPX),”

Tokenisasi ini mewakili eksposur terhadap perusahaan global dan ETF ternama, memberikan opsi diversifikasi yang lebih luas bagi investor crypto di Indonesia.

“Pilihan tokenisasi aset ini memungkinkan investor crypto bisa melakukan diversifikasi aset tidak hanya ke proyek-proyek berbasis crypto, tapi tokenized asset pilihan seperti saham, Exchange Traded Fund (ETF), Silver, Emas, dalam bentuk tokenisasi yang seluruhnya dapat diakses dengan mudah di aplikasi PINTU,” tambah Iskandar.

Dengan tambahan ini, total aset crypto yang tersedia di aplikasi PINTU kini telah melampaui 300 aset.

Pasar Tokenisasi RWA Tembus Rp423 Triliun

Tren tokenisasi aset global terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data dari rwa.xyz, total nilai tokenisasi Real World Asset (RWA) secara on-chain telah mencapai US$25,03 miliar atau sekitar Rp423 triliun.

Dalam konferensi Consensus Hong Kong, tokenisasi RWA menjadi salah satu topik utama. Pertumbuhan sektor ini dinilai semakin kuat berkat keterlibatan institusi besar.

Para ahli menilai, penggunaan blockchain dalam tokenisasi aset menghadirkan sejumlah keunggulan, antara lain:

  • Proses transaksi lebih efisien
  • Penyelesaian lebih cepat
  • Transparansi tinggi karena tercatat di jaringan terbuka

“Dengan penambahan puluhan tokenized asset di aplikasi PINTU, kini terdapat lebih dari 300 aset crypto yang dapat diinvestasikan dan diperdagangkan oleh pengguna. Ke depan, melihat potensi besar dari perkembangan tokenisasi aset, kami akan terus menghadirkan beragam pilihan aset crypto yang relevan agar pengguna PINTU dapat melakukan diversifikasi portofolio lebih optimal serta mengakses kesempatan investasi aset global dengan lebih mudah,” tutup Iskandar.

Langkah ini menunjukkan bahwa tokenisasi aset bukan lagi sekadar tren, melainkan bagian dari transformasi investasi digital yang semakin inklusif dan mudah diakses oleh masyarakat.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: