Kebijakan Ekspor Satu Pintu Diharap Bisa Perbaiki Tata Kelola Niaga Sawit
BeritaNasional.com - Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) optimistis kebijakan sistem ekspor satu pintu (one gate policy) komoditas sumber daya alam, khususnya minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) bisa memperbaiki tata kelola niaga sawit nasional.
"Kami melihat sistem ekspor satu pintu bisa jadi peluang memperbaiki tata kelola niaga sawit nasional," ujar Ketua AKPSI Mudyat Noor.
Ketua AKPSI sekaligus Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor mengatakan, tata kelola yang perlu dibenahi utamanya itu persoalan harga, seperti adanya penentuan harga di bawah harga pasar (underpricing), juga penetapan harga transaksi antar entitas (transfer pricing), yang selama ini mempengaruhi penerimaan negara dan daerah.
Jika kebijakan ekspor satu pintu berjalan baik, kata dia, maka ia memperkirakan harga sawit di domestik lebih stabil dan seragam.
Hal ini bisa menguntungkan petani sawit, juga meminimalkan praktik underpricing dan transfer pricing yang bermuara pada pendapatan negara meningkat.
"Dengan meningkatnya pendapatan negara, diharapkan berdampak pada kenaikan dana bagi hasil (DBH) sawit bagi daerah penghasil," jelasnya.
AKPSI kini beranggotakan164 kabupaten/kota, juga mendorong peningkatan DBH sawit dari delapan persen menjadi minimal 15 persen bagi daerah penghasil sawit di Indonesia.
Sumber: Antara
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
BUDAYA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 22 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







