Lebak Surplus Beras 240 Ribu Ton

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Minggu, 21 Juni 2026 | 23:30 WIB
Panen beras (Foto/Pixabay)
Panen beras (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, terus memperkuat perannya sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional dengan produksi beras daerah yang cukup banyak. 

Produksi beras ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Namun beras ini juga bisa memasok berbagai wilayah di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar mengatakan, petani di Lebak mampu mendukung produksi beras nasional lewat pola tanam dua kali dalam setahun.

"Kami minta petani kembali melakukan percepatan tanam untuk keberlanjutan produksi pangan," kata Rahmat.

Pemerintah Kabupaten Lebak mengapresiasi kerja keras para petani yang menjadikan daerah tersebut masuk dalam kategori lumbung pangan di Provinsi Banten. 

Produksi beras Kabupaten Lebak selama ini juga dipasok ke berbagai daerah di luar wilayahnya, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jabotabek.

"Kami terus mendorong produksi pangan di Lebak terus meningkat. Terbukti pada 2025 sebanyak 725.813 ton gabah kering pungut (GKP) dan jika dikonversikan beras mencapai 380.000 ton," katanya.

Menurut Rahmat, kebutuhan konsumsi beras masyarakat Kabupaten Lebak yang berjumlah sekitar 1,4 juta jiwa mencapai 140 ribu ton per tahun. 

Dengan total produksi beras mencapai 380 ribu ton, daerah tersebut memiliki surplus sekitar 240 ribu ton yang dapat berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

Sisa produksinya beras sekitar 240 ribu ton surplus, dan bisa menyumbangkan pangan nasional.

Ia mengatakan, sektor padi sawah masih menjadi sumber pendapatan utama petani dibandingkan komoditas hortikultura maupun palawija.

Sumber: Antara
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: