Pria Pakai Almamater Yellow Jacket Memaki Polisi saat Demo di Mabes Polri Bukan Mahasiswa UI

Oleh: Bachtiarudin Alam
Sabtu, 28 Februari 2026 | 22:25 WIB
Pria yang mengenakan almamater Yellow Jacket (kanan) dipastikan bukan mahasiswa UI. (Foto/Istimewa)
Pria yang mengenakan almamater Yellow Jacket (kanan) dipastikan bukan mahasiswa UI. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com - Universitas Indonesia (UI) menyatakan pria yang viral di media sosial (medsos) memakai almamater kuning (yellow jacket) sambil memaki anggota polisi saat demonstrasi di depan Mabes Polri, Jakarta, ternyata bukan mahasiswanya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI Erwin Agustian Panigoro berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi internal secara menyeluruh. 

“Dapat dipastikan bahwa individu yang terdapat dalam video tersebut bukan merupakan mahasiswa Universitas Indonesia,” kata Erwin dalam keterangan resmi pada Sabtu (28/2/2026).

Kepastian itu didapat setelah dilakukan verifikasi internal meliputi koordinasi lintas unit, konfirmasi unsur kemahasiswaan tingkat fakultas maupun universitas, pengecekan bersama BEM Fakultas Ilmu Administrasi UI, serta penelusuran pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).

“Dari hasil penelusuran lebih lanjut pada sistem pendataan resmi, diketahui bahwa individu tersebut berstatus sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi lain. Dan, sama sekali tidak memiliki afiliasi akademik dengan Universitas Indonesia,” jelasnya.

Menurut Erwin, sebagai institusi pendidikan tinggi, pihaknya menghormati kebebasan berpendapat dan hak demokrasi bagi setiap warga negara. Namun, keberatan ditunjukkan terkait pencatutan almamater oleh pria yang bukan mahasiswa UI.

“UI juga menyampaikan keberatan atas penggunaan atribut atau simbol institusi tanpa hak dan tanpa konfirmasi. Tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik serta mencemarkan nama baik lembaga dan pihak-pihak yang tidak terkait,” terang dia.

Terlebih, Erwin menegaskan UI menolak segala bentuk tindakan provokatif maupun tindakan yang melanggar hukum. Sebab, hal tersebut tidak mencerminkan nilai, etika, dan karakter sivitas akademika UI.

“Sehubungan dengan hal tersebut, UI mengimbau masyarakat berhati-hati saat menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya,” tandasnya.

Sementara itu, aksi pria yang memakai almamater UI memaki polisi saat demo di depan Mabes Polri sempat mendapatkan tanggapan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

“Walaupun tadi ada oknum mahasiswa yang memaki anggota Polri, bahkan menuliskan kata-kata yang tidak elok di syal polwan, anggota tetap bersabar dan tidak terpancing,” kata Budi kepada wartawan pada Jumat (27/2/2026).

Karena itu, lanjut Budi, pengamanan aksi demonstrasi terhadap mahasiswa dengan pendekatan persuasif dan mengedepankan prinsip hak asasi manusia (HAM) bisa berjalan lancar.

“Pelaksanaan pengamanan kami lakukan dengan mengedepankan perlindungan, sisi humanis, serta tetap memperhatikan hak asasi manusia,” ujar Budi.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: