Evaluasi Kecelakaan Mudik Lebaran 2026, Kapolri Ingatkan Pengendara Waspada

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 03 Maret 2026 | 10:48 WIB
Jasa Marga Catat 154 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek. (Foto/Jasa Marga)
Jasa Marga Catat 154 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek. (Foto/Jasa Marga)

BeritaNasional.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjabarkan hasil Analisis dan Evaluasi Kecelakaan (Anev Laka) yang masih harus diwaspadai, meskipun angka jumlah kecelakaan saat arus mudik Lebaran menurun.

Salah satunya adalah jam rawan yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00–12.00 WIB, di mana selama rentang waktu tersebut, kecelakaan kerap terjadi di berbagai titik jalan saat arus mudik.

“Walaupun terjadi penurunan jumlah kecelakaan sebesar 31,43 persen, kemudian yang meninggal dunia juga turun 53,24 persen, luka berat turun 7,19 persen, dan luka ringan turun 27,85 persen,” kata Sigit dikutip Selasa (3/3/2026).

“Namun kalau kita lihat, masih ada jam-jam rawan yang harus diantisipasi agar jumlah laka ini bisa berkurang. Jam tertinggi ada di pukul 09.00–12.00, sebanyak 532 kecelakaan,” tambah Sigit.

Terkait penyebab kecelakaan, Sigit mengungkap paling banyak terjadi akibat pengendara yang gagal menjaga jarak aman, disusul kelalaian saat berkendara.

“Kemudian penyebab kejadian, yang nomor satu adalah gagal menjaga jarak aman sebanyak 1.156 kasus. Diikuti kelalaian terhadap lalu lintas dari depan,” bebernya.

Di sisi lain, Sigit juga menyadari penyebab kecelakaan itu mungkin dipengaruhi oleh kenaikan laju kecepatan selama arus mudik. Sejak 2024, waktu tempuh 76 km/jam naik 12,44 persen menjadi 85 km/jam pada 2025.

“Jadi, ini mungkin juga disebabkan oleh faktor kecepatan yang bertambah. Namun di sisi lain, kadang ada masyarakat yang sudah lelah atau mengantuk, namun tetap memaksakan perjalanan sehingga terjadi kecelakaan,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Sigit memerintahkan agar seluruh data terkait kerawanan selama arus mudik segera diantisipasi, agar mudik dengan tagline tahun ini, 'Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’, bisa terlaksana dengan baik.

“Ini tentunya menjadi evaluasi untuk tahun 2026, bagaimana kita terus menggencarkan sosialisasi tentang keselamatan berkendara sehingga angka kecelakaan lalu lintas bisa kita turunkan,” ucapnya.

Dalam pengamanan ini, Polri bakal menggelar Operasi Ketupat mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026, dengan ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: