Prancis Tak Dukung Agresi Militer AS-Israel ke Iran

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Rabu, 04 Maret 2026 | 14:18 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron. (BeritaNasional/Instagram Macron)
Presiden Prancis Emmanuel Macron. (BeritaNasional/Instagram Macron)

BeritaNasional.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, operasi militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel melanggar hukum internasional dan tidak dapat dibenarkan oleh Prancis.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi mengenai situasi di Iran dan Timur Tengah, Macron mengatakan,  konflik yang dipicu oleh serangan yang dilakukan AS dan Israel kini meluas ke seluruh kawasan tersebut, sehingga menimbulkan konsekuensi serius bagi perdamaian dan keamanan.

Macron mengonfirmasi, kapal induk Prancis Charles de Gaulle dikerahkan ke Laut Mediterania sebagai respons atas memburuknya situasi di kawasan tersebut. Kapal itu sebelumnya berada di Swedia untuk mengikuti latihan militer.

Macron juga mengumumkan, dua penerbangan pertama yang memulangkan warga negara Prancis dari Timur Tengah yang dilanda perang akan tiba di Paris pada Selasa malam waktu setempat.

Ia menambahkan, Prancis telah merespons dengan segera, menembak jatuh drone jam-jam pertama konflik yang melibatkan Israel, AS, dan Iran.


Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: