Iran Klaim Kekuatan Militer Tetap Utuh Pascaserangan

Oleh: Imantoko Kurniadi
Kamis, 05 Maret 2026 | 00:10 WIB
Warga Iran turun ke jalan mengekspresikan kemarahan dan duka mereka menyusul kabar wafatnya, Ali Khamenei. (Foto/X: @FarsNews_Agency)
Warga Iran turun ke jalan mengekspresikan kemarahan dan duka mereka menyusul kabar wafatnya, Ali Khamenei. (Foto/X: @FarsNews_Agency)

BeritaNasional.com -  Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan Israel menyasar sejumlah institusi negara di Iran.

Menanggapi situasi tersebut, seorang akademisi dari University of Tehran menyebut Teheran tidak akan tinggal diam.

Hassan Ahmadian, profesor asosiasi di universitas tersebut, mengatakan kepada bahwa Iran akan mengambil langkah balasan sebagai bagian dari hak mempertahankan diri.

“Iran harus merespons serangan terhadapnya sebagai bagian dari upaya mempertahankan diri,” ujar Ahmadian dari Teheran.

Proses Pemilihan Pemimpin Baru Berjalan

Selain menyinggung respons militer, Ahmadian juga mengungkap bahwa dinamika politik dalam negeri sedang bergerak.

“Proses pemilihan pemimpin baru sedang berlangsung,” katanya, seraya menambahkan bahwa pemungutan suara kemungkinan akan digelar dalam beberapa hari ke depan.

Pernyataan ini memunculkan spekulasi mengenai arah kebijakan Iran di tengah tekanan eksternal yang meningkat.

Ahmadian turut menyoroti dampak sosial dari serangan yang terjadi. Menurutnya, serangan Israel justru memicu gelombang simpati publik terhadap Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Ia menyebut serangan terhadap fasilitas negara telah menimbulkan simpati yang lebih besar di kalangan masyarakat Iran. Sentimen tersebut dinilai memperkuat solidaritas internal di tengah ancaman eksternal.

Lebih lanjut, Ahmadian mengklaim kemampuan militer Iran tidak terdampak signifikan. Ia menyebut sejumlah fasilitas yang menjadi target sebelumnya telah dikosongkan melalui proses evakuasi.

Dengan demikian, menurutnya, kerusakan fisik tidak secara langsung melemahkan kesiapan pasukan di lapangan.

Pernyataan ini muncul di tengah situasi kawasan yang masih fluktuatif. Respons resmi pemerintah Iran terhadap serangan tersebut kini menjadi perhatian komunitas internasional, mengingat potensi eskalasi konflik yang lebih luas.

Perkembangan proses politik internal dan langkah strategis Teheran dalam beberapa hari ke depan diperkirakan akan menjadi faktor penentu arah ketegangan selanjutnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: