TikTok Sengaja Tidak Pasang Fitur Pesan Enkripsi End-to-End, Ini Alasannya

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 05 Maret 2026 | 12:30 WIB
Ilustrasi layanan TikTok. (Foto/Pixabay)
Ilustrasi layanan TikTok. (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Berbeda dengan tren aplikasi pesan instan saat ini, TikTok dilaporkan tidak akan menyematkan fitur pesan enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) pada layanan pesan langsung atau direct message (DM) di platformnya. Keputusan ini diambil dengan alasan keamanan dan perlindungan pengguna.

Dilansir dari BBC pada Kamis (5/3/2026), raksasa media sosial (medsos) ini menilai penerapan enkripsi ujung-ke-ujung justru bisa membuat pengguna menjadi kurang aman. 

Menurut mereka, teknologi tersebut dapat menghalangi pihak kepolisian dan tim keamanan internal untuk memantau atau mengakses pesan jika terjadi situasi darurat.

TikTok menegaskan bahwa langkah ini adalah keputusan yang disengaja dengan tidak menerapkan enkripsi penuh. Mereka ingin membedakan diri dari para kompetitor sekaligus memberikan perlindungan lebih, terutama bagi pengguna usia muda, dari berbagai ancaman di dunia maya.

Sebagai informasi, enkripsi ujung-ke-ujung adalah teknologi yang memastikan hanya pengirim dan penerima saja yang bisa membaca isi pesan. Bahkan, penyedia layanan pun tidak memiliki kunci untuk mengintip percakapan tersebut.

Gunakan Standar Keamanan Mirip Gmail

Meski menolak enkripsi ujung-ke-ujung, TikTok menjamin privasi pengguna tetap terjaga. Mereka menjelaskan sistem DM tetap dilindungi dengan enkripsi standar, serupa dengan sistem keamanan yang digunakan oleh layanan Gmail.

TikTok memberikan poin-poin batasan akses sebagai berikut:

  • Pesan hanya bisa diakses oleh karyawan yang memiliki wewenang khusus.
  • Akses diberikan hanya dalam keadaan mendesak, seperti menanggapi permintaan resmi dari penegak hukum.
  • Akses dibuka jika ada laporan dari pengguna terkait perilaku berbahaya atau pelanggaran aturan komunitas.

Langkah TikTok ini tergolong tidak biasa di industri teknologi saat ini. Pasalnya, enkripsi ujung-ke-ujung sudah menjadi standar keamanan global yang diterapkan oleh aplikasi populer lainnya seperti WhatsApp, Signal, Apple Messages, Google Messages, hingga Facebook Messenger.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: