Konflik Timur Tengah Ganggu Timnas Irak Jelang Playoff Piala Dunia
BeritaNasional.com - Penutupan wilayah udara Iraq sejak serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran akhir pekan lalu berdampak pada persiapan tim nasional Irak. Situasi keamanan yang memanas membuat mobilitas terganggu.
Dalam pernyataan resminya tim nasional Irak menyebut FIFA dan Asian Football Confederation telah mengetahui perkembangan situasi yang mereka hadapi.
“FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia sepenuhnya mengetahui setiap perkembangan terkait situasi tim kami,” tulis pernyataan tim nasional Irak, Kamis (5/3/2026).
Penutupan ruang udara membuat pelatih kepala Irak, Graham Arnold, tidak dapat meninggalkan United Arab Emirates.
Selain itu, sejumlah kedutaan juga masih ditutup sehingga beberapa pemain serta staf teknis dan medis belum bisa mengurus visa untuk masuk ke Mexico.
“Kami meyakinkan para pendukung setia kami bahwa kami tetap menjalin komunikasi erat dengan FIFA dan AFC, yang terus memantau perkembangan situasi ini,” tulisnya lagi.
Irak sebelumnya hanya sekali tampil di ajang FIFA World Cup, yakni pada 1986, namun gagal lolos dari fase grup. Kini tim berjuluk Lions of Mesopotamia itu difavoritkan memenangi babak playoff dan berpeluang menjadi tim Asia kesembilan yang lolos ke putaran final.
Saat ini Irak menempati peringkat ke-58 dunia dalam ranking FIFA dan berada di posisi ketujuh di kawasan Asia. Tim tersebut juga pernah menjuarai AFC Asian Cup sekali serta mengoleksi tujuh gelar Arab Cup.
Di babak playoff lainnya, tim dari New Caledonia, Jamaica, dan Democratic Republic of the Congo dijadwalkan bertanding di Guadalajara akhir bulan ini untuk memperebutkan satu tiket ke putaran final.
Sementara itu, Iran tim pertama yang memastikan tiket ke Piala Dunia menghadapi situasi yang tidak pasti karena konflik yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat.
Turnamen 2026 FIFA World Cup akan digelar di Canada, Mexico, dan United States. Kompetisi dijadwalkan dimulai pada 11 Juni di Meksiko, sementara laga final akan digelar pada 19 Juli di East Rutherford, New Jersey, dekat New York.
Iran sendiri tergabung di Grup G bersama Belgium, Egypt, dan New Zealand, dengan seluruh pertandingan fase grup direncanakan berlangsung di wilayah Pantai Barat Amerika Serikat.
PERISTIWA | 12 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







