Presiden Prabowo Bakal Sampaikan Taklimat Nasional Terkait Kondisi Global

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 09 Maret 2026 | 17:59 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonyo sambil meneteskan air mata. (BeritaNasional/Lydia)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonyo sambil meneteskan air mata. (BeritaNasional/Lydia)

BeritaNasional.com - Di tengah situasi geopolitik yang memanas, Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal penting mengenai arah kebijakan nasional. 

Presiden mengungkapkan rencananya untuk memberikan taklimat kepada seluruh rakyat Indonesia dalam waktu dekat.

Sinyal ini muncul menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah yang mulai memberikan dampak nyata terhadap stabilitas ekonomi dunia, termasuk Indonesia.

Presiden Prabowo mengakui bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidaklah ringan. Meski demikian, ia optimis bahwa Indonesia memiliki fundamental kekuatan yang besar untuk bertahan dari guncangan global.

“Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tapi sekali lagi kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar. Tapi juga saya harus jujur kepada seluruh rakyat dan saya juga akan memberi suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat,” ujar Prabowo saat peresmian jembatan di Sumatera yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (9/3/2026), .

Ketum Partai Gerindra ini menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam yang melimpah tidak akan berarti jika tidak dikelola dengan integritas. 

Ia menyoroti masalah korupsi dan kolusi yang dianggap sebagai penyebab utama hilangnya kekayaan negara yang seharusnya bisa menjadi bantalan saat menghadapi krisis.

Presiden mengingatkan bahwa pengendalian kekayaan negara harus dilakukan secara lebih ketat guna mengantisipasi berbagai potensi bencana di masa depan, baik bencana alam maupun krisis ekonomi.

“Saya ingin menyampaikan kekuatan kita, kekayaan kita yang luar biasa sesungguhnya harus lebih baik lagi kita kelola, lebih baik lagi kita kendalikan. Untuk itu, saya tegaskan kembali lagi bahwa kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat. Korupsi, penyalahgunaan wewenang, penipuan, kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal, ini yang mengakibatkan kebocoran negara. Ini yang mengakibatkan kekayaan kita banyak yang hilang. Kekayaan yang bisa kita gunakan untuk menghadapi bencana apa pun,” tegasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: