Target Gelar Melenceng di All England 2026, PBSI Lakukan Evaluasi
BeritaNasional.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melakukan evaluasi terhadap penampilan tim Indonesia pada turnamen All England Open Badminton Championships 2026.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Eng Hian mengatakan, secara umum terdapat dua sisi yang menjadi perhatian dari hasil yang diraih tim Indonesia pada turnamen tersebut.
“Secara umum kami melihat ada dua sisi dari hasil tim Indonesia di All England kali ini. Dari sisi positif, perkembangan pemain-pemain muda menunjukkan progres yang cukup menggembirakan. Mereka mampu tampil kompetitif di turnamen dengan level dan tekanan tinggi seperti All England. Ini menjadi indikator bahwa proses regenerasi berjalan dan para pemain muda mulai mampu bersaing di level tertinggi,” kata Eng Hian dikutip dari keterangannya, Selasa (10/3/2026).
PBSI juga memberikan apresiasi terhadap pasangan Raymond Indra/Joaquin yang berhasil melangkah hingga babak semifinal. Dalam perjalanannya, pasangan tersebut mampu mengalahkan pasangan unggulan kelima dan unggulan ketiga. Bahkan ketika menghadapi pasangan nomor satu dunia sekaligus juara bertahan di semifinal, keduanya dinilai tetap mampu memberikan perlawanan yang baik.
Meski demikian, Eng Hian mengakui target yang ditetapkan PBSI untuk meraih satu gelar di All England belum dapat tercapai. Hal itu akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi tim, baik dari sisi strategi pertandingan maupun konsistensi performa di fase-fase krusial.
“Evaluasi ini akan kami lakukan secara komprehensif bersama tim pelatih dan tim pendukung di pelatnas untuk melihat apa saja yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan agar ke depan para atlet bisa tampil lebih maksimal dan stabil di turnamen besar. PBSI akan terus berupaya mencari metode pembinaan yang semakin efektif agar potensi para atlet dapat berkembang secara optimal dan mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi,” papar Eng Hian.
PBSI juga memahami besarnya harapan masyarakat Indonesia terhadap cabang olahraga bulutangkis, khususnya pada turnamen bergengsi seperti All England. Karena itu, mereka menyampaikan permohonan maaf kepada publik karena belum dapat memenuhi target yang telah ditetapkan.
Selain itu, PBSI juga mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang terus diberikan kepada tim bulutangkis Indonesia selama mengikuti turnamen tersebut.
Setelah All England, tim Indonesia dijadwalkan melanjutkan rangkaian turnamen di Eropa dengan mengikuti Swiss Open yang merupakan bagian dari kalender BWF World Tour. Turnamen tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi para atlet untuk kembali menunjukkan performa terbaik sekaligus meraih hasil maksimal bagi Indonesia.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







