Inter Milan Jajaki Perekrutan Julian Brandt, Terkendala Tuntutan Gaji

Oleh: Harits Tryan
Selasa, 10 Maret 2026 | 09:04 WIB
Inter Milan Jajaki Perekrutan Julian Brandt. (Foto/instagram JulianBrandt).
Inter Milan Jajaki Perekrutan Julian Brandt. (Foto/instagram JulianBrandt).

BeritaNasional.com - Inter Milan dikabarkan mulai menjajaki peluang merekrut gelandang Borussia Dortmund, Julian Brandt, yang kontraknya akan segera berakhir. Klub berjuluk Nerazzurri itu berharap dapat memanfaatkan situasi tersebut untuk mendatangkan pemain tim nasional Jerman itu secara bebas transfer.

Ketersediaan Brandt tanpa biaya transfer menarik perhatian sejumlah klub di Eropa. Inter menjadi salah satu tim yang telah meminta informasi mengenai situasi sang pemain, karena tertarik pada peluang mendapatkan gelandang kreatif berkualitas tanpa harus membayar biaya transfer.

Laporan media Italia L’Interista menyebutkan, minat Inter muncul di tengah kebijakan baru klub setelah diambil alih oleh Oaktree. Manajemen disebut memperketat struktur gaji pemain, sehingga perekrutan pemain dengan bayaran tinggi dari luar negeri menjadi semakin sulit dilakukan.

Saat ini Brandt dilaporkan menerima gaji sekitar 7 juta euro bersih per musim di Dortmund, belum termasuk bonus. Di skuad Inter, jumlah tersebut hanya dilampaui oleh kapten tim Lautaro Martinez, sementara Federico Dimarco dan sebagian besar pemain lain menerima gaji yang jauh lebih rendah.

Situasi itu membuat potensi transfer Brandt tidak mudah terwujud. Agar kesepakatan bisa tercapai, pemain berusia 29 tahun tersebut harus bersedia menerima pemotongan gaji yang cukup signifikan.

Inter disebut tidak berencana melanggar struktur gaji internal klub untuk satu pemain, terlepas dari kualitasnya. Karena itu, keputusan untuk menurunkan tuntutan gaji sepenuhnya berada di tangan Brandt.

Kesediaan Brandt menerima penghasilan yang lebih kecil demi bergabung dengan Inter menjadi faktor penentu kelanjutan proses negosiasi. Jika sang pemain bersedia, minat Inter bisa berkembang lebih serius. Namun jika tidak, upaya tersebut kemungkinan besar tidak akan berlanjut lebih jauh dari tahap penjajakan.

Sumber: Sempreintersinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: