Quraish Shihab Doakan Prabowo Diberi Kekuatan untuk Wujudkan Keadilan dan Perdamaian

Oleh: Lydia Fransisca
Rabu, 11 Maret 2026 | 07:27 WIB
Ulama Quraish Shihab dalam peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam. (BeritaNasional/BPMI Setpres)
Ulama Quraish Shihab dalam peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam. (BeritaNasional/BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Ulama dan cendekiawan Muslim Muhammad Quraish Shihab mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kekuatan dalam menjalankan amanah kepemimpinannya. Hal itu disampaikan Quraish saat menyampaikan ceramah pada Peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

“Kalau Yang Mulia adalah takdir kami rakyat dalam arti Tuhan mentakdirkan Yang Mulia untuk melakukan kegiatan yang mensejahterakan rakyat. Maka kami berdoa, semoga kami dapat membantu Bapak,” kata Quraish Shihab.

Quraish Shihab juga berharap Prabowo mendapat pertolongan Tuhan dalam upaya menghadirkan keadilan dan perdamaian bagi masyarakat.

“Tapi, kalau Yang Mulia katanya, adalah menjabat jabatan ini karena takdir Yang Mulia untuk membantu mendekatkan keadilan dan perdamaian, maka kami akan berdoa, semoga Yang Mulia dibantu Tuhan dan kami akan ikut membantu. Itu doa kami kepada Bapak,” harap Quraish Shihab.

Sebelumnya dalam ceramahnya, Quraish Shihab menegaskan bahwa Al-Quran menempatkan perdamaian sebagai nilai utama yang harus diwujudkan dalam kehidupan manusia.

“Allah SWT mewajibkan kita mewujudkan kedamaian. Kedamaian bermula dari jiwa kita. Kedamaian yang dari jiwa ini keluar ke tengah masyarakat kita, ke tengah masyarakat dunia,” ujar Quraish Shihab.

Menanggapi ceramah tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas pesan yang disampaikan Quraish Shihab dan menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan amanah yang harus dijalankan untuk menghadirkan keadilan bagi rakyat.

“Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan itu adalah takdir, dan kekuasaan itu bersumber dari pada Yang Maha Kuasa, dan kekuasaan itu diberi sebagai penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran," kata Prabowo. 

"Dan bahwa kekuasaan itu adalah tugas untuk melindungi dan membawa kesejahteraan dan keadilan kepada seluruh rakyat yang dipimpin,” tambah Kepala Negara itu.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: