Prabowo: Tidak Ada Negara Berhasil Jika Tidak Membersihkan Diri dari Korupsi

Oleh: Lydia Fransisca
Rabu, 11 Maret 2026 | 07:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam. (BeritaNasional/BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam. (BeritaNasional/BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pemberantasan korupsi dalam pemerintahan saat menghadiri Peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/026).

Prabowo mengatakan, tidak ada negara yang berhasil jika pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari praktik korupsi.

“Memang kita harus menghilangkan korupsi, penyelewengan, semua praktik-praktik yang tidak benar dan tidak baik yang dilarang oleh semua agama. Itu adalah ajaran agama, itu juga ajaran sejarah," kata Prabowo.

"Tidak ada negara yang berhasil manakala pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari korupsi. Ini ajaran agama dan sejarah,” tambah dia.

Menurut Prabowo, praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan merupakan ancaman serius bagi kemajuan bangsa sehingga harus diberantas agar kekayaan negara dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Lebih lanjut, ia juga menyinggung besarnya sumber daya yang dimiliki Indonesia yang seharusnya dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai persoalan sosial, termasuk kemiskinan dan kelaparan.

“Kita diberikan dunia oleh Maha Kuasa kekayaanya sangat besar. Pada kesempatan ini sekali lagi saya sampaikan bahwa kita harus berjuang keras untuk menghilangkan kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan dari seluruh rakyat kita," ujar Prabowo.

Prabowo pun memastikan pemerintah tidak akan membiarkan pihak-pihak yang mencoba mengambil kekayaan rakyat untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

“Kita tidak boleh kalah dengan mereka yang ingin mengambil kekayaan rakyat, membawanya ke negara lain, dan memelihara bangsa dan rakyat Indonesia dalam keadaan lemah," tandasnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: