Meta Luncurkan Fitur Deteksi Penipuan Terbaru di Facebook, WhatsApp, dan Messenger

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:19 WIB
Fitur pendeteksi scam di WhatsApp. (Foto/meta.com)
Fitur pendeteksi scam di WhatsApp. (Foto/meta.com)

BeritaNasional.com - Meta resmi mengumumkan peluncuran rangkaian alat deteksi penipuan baru yang terintegrasi pada platform Facebook, WhatsApp, dan Messenger. 

Alat deteksi besutan raksasa teknologi tersebut memberikan perlindungan ekstra bagi pengguna dari ancaman scam yang semakin canggih dan sulit dideteksi secara kasat mata.

Dilansir dari laman Meta pada Kamis (12/3/2026), raksasa teknologi ini menjelaskan fitur-fitur baru tersebut dirancang untuk memberikan peringatan dini sebelum pengguna berinteraksi dengan akun atau aktivitas yang mencurigakan. 

Meta menyadari para penipu sering kali menggunakan taktik licik dengan tidak langsung menunjukkan aktivitas jahat saat pertama kali menggunakan akun mereka.

Di platform Facebook, Meta tengah menguji coba sistem peringatan baru untuk menyaring permintaan pertemanan yang mencurigakan. 

Pengguna akan menerima notifikasi khusus jika berinteraksi dengan akun yang menunjukkan tanda-tanda anomali, seperti jumlah teman bersama (mutual friends) yang sangat sedikit atau adanya ketidaksinkronan lokasi negara pada profil.

Melalui peringatan ini, pengguna diajak untuk meninjau kembali akun tersebut sebelum memutuskan untuk menerima atau memblokirnya.

Keamanan Penautan Perangkat di WhatsApp

Sementara itu, bagi pengguna WhatsApp, Meta memperketat keamanan pada proses penautan perangkat. Fitur ini bertujuan mencegah modus penipuan yang kerap menjebak pengguna, seperti kedok kompetisi bakat gadungan yang meminta kode penautan atau pemindaian kode QR melalui situs web palsu.

"WhatsApp akan memberi tahu Anda ketika sinyal perilaku menunjukkan bahwa permintaan penautan perangkat tersebut mungkin mencurigakan," jelas Meta dalam unggahan resminya. 

Peringatan ini akan menampilkan asal permintaan tersebut dan mengedukasi pengguna agar tidak terjebak dalam upaya pengambilalihan akun.

AI Pendeteksi Penipuan di Messenger

Pembaruan signifikan juga menyasar Messenger melalui fitur deteksi penipuan canggih yang mulai diperluas ke lebih banyak negara bulan ini. 

Sistem ini mampu mengenali pola percakapan yang sering digunakan penipu, seperti tawaran pekerjaan palsu.

Jika pola tersebut terdeteksi, Meta akan mengirimkan peringatan dan menanyakan apakah pengguna bersedia membagikan obrolan tersebut untuk ditinjau oleh kecerdasan buatan (AI). 

Jika terbukti berbahaya, Meta akan segera menyarankan pengguna untuk memblokir atau melaporkan akun tersebut, sembari memberikan edukasi mengenai modus penipuan yang sedang marak.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: