Setelah Beri Sinyal Akhiri Perang Iran, Trump Sampaikan Pernyataan Membingungkan

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 12 Maret 2026 | 13:36 WIB
Presiden AS Donald Trump dalam keterangan resminya di Truth Social. (BeritaNasional/Truth Social Trump)
Presiden AS Donald Trump dalam keterangan resminya di Truth Social. (BeritaNasional/Truth Social Trump)

BeritaNasional.com - Setelah mengklaim menang telak dan mengisyaratkan untuk menghentikan perang Iran, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kini memberikan pernyataan yang membingungkan dengan menyebut operasi militer AS di Iran merupakan perang sekaligus "ekskursi" (kunjungan singkat untuk bersenang-senang) jangka pendek.

"Anda baru saja mengatakan ini adalah sebuah ekskursi kecil dan Anda juga mengatakan ini adalah perang. Jadi, mana yang benar?" tanya salah satu wartawan yang bepergian bersamanya di Negara Bagian Ohio, AS, pada Rabu (11/3/2026).

"Ya, keduanya. Itu adalah ekskursi yang akan menjauhkan kita dari perang, dan perang itu akan terjadi, maksud saya bagi mereka, itu adalah perang," jawab Trump.

Saat menyampaikan pidatonya di hadapan anggota Partai Republik DPR AS pada Senin (9/3/2026), Trump menggambarkan operasi militer terhadap Iran sebagai ekskursi jangka pendek.  Ia pun berjanji untuk melangkah maju dengan tekad yang lebih kuat dari sebelumnya guna mencapai kemenangan mutlak. Trump juga menuntut penyerahan tanpa syarat dari Iran.

Meski demikian, pada Rabu (11/3/2026), Trump mengatakan bahwa perang AS-Israel dengan Iran akan "segera" berakhir karena "hampir tidak ada lagi yang tersisa untuk ditargetkan," lapor Axios.

Pejabat AS dan Israel mengatakan, mereka sedang mempersiapkan serangan di Iran setidaknya selama dua pekan lagi, dan hingga kini belum ada perintah internal mengenai kapan serangan tersebut akan dihentikan.

Pada Selasa (10/3/2026), duta besar dan perwakilan tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Amir Saeid Iravani melaporkan, lebih dari 1.300 warga sipil telah tewas dan 9.669 lokasi sipil hancur di Iran akibat serangan AS-Israel sejak 28 Februari. 

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: