Dana Pensiun Atlet Disiapkan, Menpora Erick: Sedang Kami Eskalasi

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32 WIB
Atlet para Judo Tony Ricardo Mantolas. (Foto/Kemenpora)
Atlet para Judo Tony Ricardo Mantolas. (Foto/Kemenpora)

BeritaNasional.com -  Pemerintah menjanjikan para atlet berprestasi akan diberikan dana pensiun sebagai jaminan masa tua. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan program dana pensiun atlet kini sedang dipersiapkan.

"Dana pensiun (untuk atlet berprestasi prosesnya) saat ini sedang kami eskalasi," terangnya, Jumat (13/3/2026).

Dia mengatakan para atlet Indonesia tidak hanya menjadi duta bangsa, tetapi juga mencerminkan kegigihan dan daya juang bangsa. Mereka juga menunjukkan kedigdayaan Indonesia lewat prestasi di berbagai panggung internasional.

Oleh sebab itu, pemerintah akan memberikan penghargaan dalam bentuk dana pensiun atlet agar para atlet bisa menjalani kehidupan yang layak dan sejahtera setelah tidak lagi berkarir sebagai atlet.

Selain dana pensiun, penghargaan juga diberikan dalam bentuk beasiswa atlet maupun pembinaan. Dia mengakui perhatian terhadap atlet tidak bisa dilakukan sendiri, namun, diperlukan dukungan dari pihak lain, terutama sektor swasta.

Erick jugha mengapresiasi pihak Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) yang turut membina atlet serta memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga golf di Indonesia.

"CGF konsisten membina dunia golf dan memperhatikan para atletnya, mulai dari menyiapkan, membina, hingga memberikan akses pendidikan yang baik," katanya.

Ia mengakui kementerian yang dipimpinnya perlu banyak belajar dari CGF terkait program beasiswa bagi para atlet walaupun saat ini, pihaknya telah menyiapkan beasiswa LPDP yang ditujukan bagi para atlet maupun pelatih.

Dalam kesempatan itu ia juga menyoroti potensi industri olahraga dan sport tourism Indonesia terus berkembang. Menurutnya, sektor industri olahraga memiliki nilai ekonomi yang signifikan dan menjadi peluang untuk meningkatkan prestasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Industri olahraga kita tumbuh sekitar delapan persen atau bernilai sekitar Rp625 miliar, bahkan tumbuh lebih cepat dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.

Mantan menteri BUMN ini juga menekankan ekosistem olahraga tidak bisa dibangun oleh pemerintah saja, namun perlu berkolaborasi dengan sektor swasta agar industri olahraga dan prestasi atlet dapat berkembang bersama.(Antara)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: