Jasa Marga Catat 459.570 Kendaraan Keluar Jabotabek Jelang Lebaran 2026

Oleh: Harits Tryan
Minggu, 15 Maret 2026 | 12:00 WIB
Jasa Marga Catat 459.570 Kendaraan Keluar Jabotabek Jelang Lebaran 2026. (Foto/Jasa Marga)
Jasa Marga Catat 459.570 Kendaraan Keluar Jabotabek Jelang Lebaran 2026. (Foto/Jasa Marga)

BeritaNasional.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 459.570 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode H-10 hingga H-8 libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026, atau pada Rabu-Jumat, 11-13 Maret 2026.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah Trans Jawa, Gerbang Tol Kalihurip Utama menuju arah Bandung, Gerbang Tol Cikupa menuju arah Merak, serta Gerbang Tol Ciawi menuju arah Puncak.

"Secara keseluruhan, volume kendaraan yang meninggalkan Jabotabek pada periode tersebut meningkat 4,8 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 438.342 kendaraan," ujar Rivan dikutip, Minggu (15/3/2026).

Adapun distribusi kendaraan yang meninggalkan Jabotabek didominasi oleh arah timur. Sebanyak 201.457 kendaraan atau 43,8 persen menuju arah Trans Jawa dan Bandung, kemudian 158.053 kendaraan atau 34,4 persen menuju arah Merak, serta 100.060 kendaraan atau 21,8 persen menuju arah Puncak.

Untuk arah timur, kendaraan yang menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 108.140 kendaraan, meningkat 24,2 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sementara itu, kendaraan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat sebanyak 93.317 kendaraan, atau turun 2,7 persen dari kondisi normal.

"Dengan demikian, total kendaraan menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui dua gerbang tol tersebut mencapai 201.457 kendaraan, atau naik 10,1 persen dibandingkan lalu lintas normal," beber dia.

Sementara itu, arus kendaraan menuju arah barat melalui GT Cikupa di ruas Tol Tangerang-Merak mencapai 158.053 kendaraan, meningkat 6 persen dari kondisi normal. Adapun kendaraan yang menuju arah selatan melalui GT Ciawi di ruas Tol Jagorawi tercatat sebanyak 100.060 kendaraan, atau lebih rendah 5,9 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Pada H-8 Lebaran 2026 atau Jumat, 13 Maret 2026, volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat mencapai 173.789 kendaraan. Angka ini meningkat 7,9 persen dibandingkan lalu lintas normal harian yang berada di angka 161.064 kendaraan.

Selain mencatat kenaikan arus mudik awal, Jasa Marga juga mengumumkan pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada periode arus mudik Lebaran.

Diskon tersebut akan mulai berlaku pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Senin, 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, atau selama dua hari pada periode H-6 hingga H-5 Lebaran.

“Mulai dini hari nanti, pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, Jasa Marga akan memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30%. Program ini merupakan bentuk dukungan Perseroan terhadap upaya Pemerintah dalam menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 sekaligus membantu mendistribusikan arus lalu lintas secara lebih merata. Diskon tarif tol ini berlaku bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu uang elektronik,” ujar Rivan.

Rivan menjelaskan, program diskon tarif tol tersebut berlaku di 9 ruas jalan tol yang dikelola Jasa Marga Group, yang tersebar di jaringan Trans Jawa, Trans Sumatra, serta wilayah Bandung-Cisumdawu.

Pada jaringan Trans Jawa, diskon berlaku di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ), Jalan Tol Palimanan-Kanci, Jalan Tol Batang-Semarang, serta Jalan Tol Semarang Seksi ABC.

Sementara pada jaringan Trans Sumatra, potongan tarif diberlakukan di Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT).

Sedangkan untuk wilayah Bandung-Cisumdawu, diskon diterapkan di Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) dan Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi).

Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan baik, memanfaatkan informasi lalu lintas terkini secara real time melalui aplikasi Travoy, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum memasuki jalan tol.

"Pengguna jalan juga diminta memastikan kecukupan bahan bakar, saldo kartu uang elektronik, memanfaatkan waktu istirahat di rest area, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan," tukasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: