Pertamina Blokir 800 Barcode Kendaraan yang Salah Gunakan BBM Bersubsidi

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00 WIB
Ilustrasi SPBU Pertamina (Foto/istimewa)
Ilustrasi SPBU Pertamina (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - PT Pertamina Patra Niaga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memblokir 800 barcode (QR code) kendaraan dan pelat nomor polisi palsu. Sebab ratusan kendaraan itu terindikasi melakukan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di daerah itu.

"Hingga pertengahan Juli tahun ini, kita sudah memblokir 800 barcode kendaraan roda empat," kata Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kepulauan Babel, Satriyo Wibowo Wicaksono.

Ia mengatakan, pemblokiran 800 barcode kendaraan dan pelat nomor polisi palsu ini, sebagai langkah PT Pertamina Patra Niaga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memastikan pendistribusian BBM bersubsidi tepat sasaran dan tepat manfaat.

Selain itu, pemblokiran barcode kendaraan ini juga sebagai langkah mengantisipasi antrean panjang kendaraan di SPBU-SPBU di daerah ini.

"Kendaraan yang diblokir ini memiliki banyak barcode dan banyak nomor polisi untuk mengerit BBM bersubsidi. Akibatnya sering memicu antrean panjang di SPBU-SPBU di daerah ini," ujarnya.

Menurut hasil pemantauan di lapangan, antrean kendaraan panjang beberapa hari terakhir ini dipicu banyak kendaraan yang melakukan pembelian berulang-ulang di SPBU, dengan pakai pelat nomor palsu dan barcode ganda.

"Temuan kami di lapangan banyak barcode yang sama atau dobel dan menggunakan nomor polisi palsu untuk mengisi BBM bersubsidi di SPBU," katanya.

Ia meminta masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak panik. Apalagi stok BBM yang di Kepulauan Bangka Belitung sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: