BPH Migas Pastikan Harga BBM Tak Mengalami Kenaikan
BeritaNasional.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) pastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan di tengah gejolak politik dan geopolitik internasional.
"Presiden Prabowo Subianto menjamin BBM bersubsidi ini tersedia untuk seluruh masyarakat secara khususnya para nelayan," kata Anggota Komite BPH Migas RI Fathul Nugroho.
Ia mengatakan, di BPH Migas terdapat sembilan komite yang ditugaskan khusus oleh pemerintah terkait stok, pengadaan dan distribusi BBM nasional. Ini untuk BBM bersubsidi dan nonsubsidi.
Pengadaan dan distribusi BBM bersubsidi ini merupakan amanat Undang-Undang Migas Nomor 22 Tahun 2021 menegaskan, pemerintah pusat menjamin pendistribusian BBM kepada masyarakat di seluruh wilayah RI.
"Kami menjamin pendistribusian BBM ini baik di perkotaan, desa dan titik-titik terjauh di daerah terluar, terdalam dan tertinggal," ujarnya.
Ia mengatakan, hingga saat ini BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar tidak naik harganya. Harga pertalite bersubsidi di kisaran Rp10.000 per liter dan biosolar masih Rp6.800 per liter.
"Ini adalah salah satu upaya pemerintah membantu warga di tengah gejolak politik dan geopolitik dunia," ujarnya.
Ia mengatakan, secara normal harga minyak dunia ini di kisaran 60 dolar Amerika Serikat (AS) per barel, namun harga minyak dunia dari Januari hingga Juni 2026 rata-rata sudah 80 dolar AS per barel. Sementara asumsi di APBN 70 dolar AS per barel.
"Dengan adanya kenaikan harga minyak dunia ini, maka ada selisih 10 dolar AS per barel yang ditanggung pemerintah untuk menutupi kebutuhan fiskal ini," katanya.
Sumber: Antara

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 14 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu






