Prabowo Bahas Ketahanan Energi, Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 11 Juni 2026 | 21:21 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto/Biro Pers)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto/Biro Pers)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah mempercepat pengembangan energi alternatif guna memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang masih berlangsung.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat menerima Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

“Kami melakukan rapat untuk membicarakan pada sektor energi dan sektor hilirisasi. Secara kebetulan kita lihat perkembangan geopolitik yang belum selesai. Bapak Presiden memerintahkan untuk segera mencari energi-energi alternatif,” ujar Bahlil.

Menurut Bahlil, pemerintah saat ini fokus pada tiga agenda utama di sektor energi. Salah satunya adalah mempercepat program konversi Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG) sebagai bagian dari diversifikasi sumber energi nasional.

Selain itu, pemerintah juga mempercepat pendataan sektor pertambangan guna memperkuat tata kelola, sekaligus memastikan kesiapan pasokan energi nasional, baik listrik maupun bahan bakar minyak (BBM).

“Sekarang kita fokus itu adalah percepatan peralihan LPG-CNG. Yang kedua, pendataan tambang. Dan yang ketiga adalah kesiapan di sektor energi PLN maupun dari sisi ketersediaan daripada BBM kita,” imbuh Bahlil.

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah juga memastikan tidak ada perubahan harga BBM bersubsidi maupun LPG bersubsidi. Kebijakan itu diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global.

“Kami menyampaikan bahwa harga BBM untuk bersubsidi maupun LPG itu tidak ada perubahan sama sekali. Itu dulu. Nah, sementara harga yang nonsubsidi itu menyesuaikan dengan harga pasar yang ada,” ungkap Bahlil.

“Pemerintah lagi sedang menggodok hal-hal yang terkait dengan menjaga daya beli masyarakat. Makanya kita untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama kepada BBM subsidi, sama sekali tidak kita naikkan. Sementara yang lainnya dilakukan penyesuaian,” lanjutnya.

Pasokan Batu Bara dan Listrik Nasional Aman

Bahlil juga memastikan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik nasional dalam kondisi aman. Ia membantah adanya isu kelangkaan batu bara yang disebut-sebut berdampak pada pasokan listrik di sejumlah daerah.

“Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara langka itu tidak benar, karena penugasan kita sudah mencapai 170 juta ton dan memang ada beberapa trouble di beberapa mesin yang disampaikan oleh PLN, dan kita akan selesaikan dalam waktu secepatnya,” ungkap Bahlil.

Pemerintah menilai penguatan ketahanan energi, hilirisasi industri, dan pengembangan energi alternatif menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus mendukung kemandirian ekonomi nasional dalam jangka panjang.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: