Iran Klaim Hampir Seluruh Infrastruktur Militer AS di Erbil Hancur
BeritaNasional.com - Juru bicara militer Iran, Mohammad Akraminia, mengklaim hampir seluruh infrastruktur militer Amerika Serikat (AS) di Erbil, Irak, hancur akibat serangan terbaru yang dilancarkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Pernyataan tersebut disampaikan Akraminia dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran dan dilaporkan oleh Anadolu Agency.
"Hampir seluruh" infrastruktur militer AS di Erbil telah hancur selama serangan baru-baru ini oleh IRGC," klaim Akraminia dilansir dari Al Jazeera, Minggu (26/7/2026).
Akraminia juga mengungkapkan bahwa Teheran kini mengerahkan drone serang generasi baru yang diklaim memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dan teknologi lebih canggih dibandingkan drone Arash-2.
Selain itu, ia mengeklaim Iran telah menimbulkan kerusakan serius terhadap sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, banyak pangkalan tersebut kini kehilangan sebagian besar kemampuan operasionalnya.
Akraminia menegaskan Iran siap melanjutkan operasi militernya selama Amerika Serikat masih melakukan tindakan agresif terhadap negaranya.
"Sampai Amerika menyadari bahwa mereka tidak dapat memaksakan kehendak mereka pada bangsa Iran melalui agresi," ujar Akraminia.
Hanya saja, sampai sekarang belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait klaim yang disampaikan juru bicara militer Iran tersebut.
Sumber: Al Jazeera
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu







