Revitalisasi SDN Tanggirejo Dimulai, 131 Siswa Segera Belajar di Fasilitas yang Lebih Layak
BeritaNasional.com - Revitalisasi SDN Tanggirejo di Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, resmi dimulai pada Sabtu (25/7/2026).
Revitalisasi dilakukan untuk memperbaiki fasilitas sekolah agar 131 siswa dapat kembali belajar di lingkungan yang aman dan layak.
Kepala SDN Tanggirejo Juwariyah menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah atas dimulainya revitalisasi sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.
“Alhamdulillah, hari ini pembangunan SDN Tanggirejo sudah mulai dilaksanakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan seluruh jajaran pemerintah yang telah merespons kondisi sekolah kami dengan cepat,” kata Juwariyah.
Sebelum revitalisasi dimulai, kerusakan atap di sejumlah ruangan membuat sekolah harus mengatur ulang proses belajar mengajar.
Sejumlah kelas digunakan secara bergantian, sementara musala dimanfaatkan sebagai ruang belajar sementara demi menjaga keselamatan para siswa.
Menurut Juwariyah, dimulainya revitalisasi menjadi harapan baru bagi seluruh warga sekolah karena fasilitas yang lebih baik akan mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Selama ini kami berupaya agar kegiatan belajar tetap berjalan di tengah keterbatasan ruangan. Dengan dimulainya pembangunan ini, kami berharap anak-anak nantinya dapat kembali belajar dengan aman, nyaman, dan lebih bersemangat,” ujar Juwariyah.
Ia juga menyebut tim dari Sekretariat Presiden dan Sekretariat Kabinet telah meninjau lokasi sehari sebelum pekerjaan dimulai untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pelaksana proyek.
“Tim Sekretariat Presiden bersama Sekretariat Kabinet sudah hadir sejak Jumat (24/7/2026) untuk meninjau kondisi sekolah dan berkoordinasi dengan pihak sekolah serta pelaksana pembangunan. Kami bersyukur penanganannya dilakukan dengan cepat dan hari ini pekerjaannya sudah dimulai,” tutur Juwariyah.
Revitalisasi mencakup berbagai perbaikan, mulai dari atap, ruang kelas, perpustakaan, pintu dan jendela, lantai, plafon, musala, sanitasi, suplai air toilet, hingga penataan drainase dan lingkungan sekolah.
Selama proses revitalisasi berlangsung, pihak sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa.
“Ini merupakan kabar yang sangat membahagiakan bagi anak-anak, guru, dan orang tua. Semoga pembangunannya berjalan lancar dan sekolah kami dapat menjadi tempat belajar yang lebih aman serta nyaman bagi seluruh siswa,” tandasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu






