Di Tengah Serangan Iran, Uni Emirat Arab dan Qatar Prediksi Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 15 Maret 2026 | 14:58 WIB
Ilustrasi Idul Fitri 2026. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Ilustrasi Idul Fitri 2026. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Meski situasi geopolitik di kawasan sedang memanas akibat eskalasi konflik antara AS- Israel dan Iran, umat muslim di semenanjung Arab mulai bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026. 

Dilansir dari moroccoworldnews.com, berdasarkan perhitungan astronomi terbaru, Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) memprediksi Idul Fitri 1447 H akan jatuh pada Jumat (20/3/2026).

Qatar Calendar House mengumumkan bahwa 1 Syawal diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026. 

Senada dengan Qatar, Ketua Masyarakat Astronomi Emirat Ibrahim Al Jarwan juga menyebutkan Ramadan tahun ini kemungkinan besar akan berlangsung selama 29 hari dengan Idul Fitri yang jatuh pada tanggal yang sama.

Meski demikian, keputusan akhir di kedua negara tersebut tetap akan menunggu hasil konfirmasi resmi dari komite pengamatan hilal menjelang akhir Ramadan nanti.

Di Qatar, Idul Fitri disambut dengan penuh khidmat. Perayaan dimulai dengan salat Id di masjid-masjid sebelum keluarga berkumpul untuk sarapan bersama. Tradisi unik tetap terjaga, di mana kaum pria mengenakan thobe baru dan anak-anak berkeliling lingkungan untuk mengumpulkan "Eidiya" atau uang Lebaran sambil melantunkan lagu tradisional.

Sementara itu, pemerintah Uni Emirat Arab telah mengumumkan jadwal libur resmi bagi sektor publik dan swasta:

  • Sektor Publik: Libur mulai 19 hingga 22 Maret 2026.
  • Sektor Swasta: Libur mulai 19 hingga 21 Maret 2026.

Masyarakat UEA biasanya merayakan Idul Fitri dengan sajian kuliner khas Emirat, manisan, dan kurma saat mengunjungi kerabat. Namun, perayaan tahun ini terasa sedikit berbeda, terutama di kota-kota besar seperti Dubai dan Abu Dhabi.

Di tengah suasana hari raya, bayang-bayang perang Iran-AS-Israel memberikan dampak langsung terhadap perayaan publik. 

Mengingat Dubai sempat menjadi sasaran serangan udara Iran, pihak berwenang mengambil langkah preventif demi keselamatan warga.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: