Masuk Radar Tottenham, Roberto De Zerbi Tunggu hingga Awal Musim 2026/2027

Oleh: Tarmizi Hamdi
Senin, 16 Maret 2026 | 06:30 WIB
Pelatih sepak bola Roberto De Zerbi. (Foto/Instagram)
Pelatih sepak bola Roberto De Zerbi. (Foto/Instagram)

BeritaNasional.com - Kursi kepelatihan Tottenham Hotspur kembali memanas. Raksasa London Utara tersebut dikabarkan membidik mantan arsitek Brighton & Hove Albion, Roberto De Zerbi, untuk memimpin Spurs di musim 2026/2027.

Meski Tottenham sangat berminat, pelatih asal Italia tersebut tampaknya tidak ingin terburu-buru kembali ke pinggir lapangan dalam waktu dekat.

Dilansir dari Football Italia pada Minggu (15/3/2026), pakar transfer Ben Jacobs menjelaskan De Zerbi saat ini lebih cenderung menunggu hingga jendela transfer musim panas mendatang sebelum mengambil pekerjaan baru.

Sikap "menunggu" ini diambil karena ia sadar bahwa namanya tengah menjadi rebutan banyak klub besar Eropa.

“De Zerbi saat ini cenderung menunggu hingga musim panas sebelum mengambil peran baru, karena mengetahui banyak klub yang tertarik. Pelatih asal Italia ini adalah salah satu nama terkemuka dalam daftar incaran Spurs bersama Mauricio Pochettino,” ungkap Jacobs.

Selain Tottenham, Manchester United santer dikabarkan menaruh minat pada pelatih berusia 46 tahun tersebut setelah ia meninggalkan Marseille atas kesepakatan bersama pada Februari lalu.

Ketertarikan Spurs terhadap De Zerbi muncul seiring dengan kabar rencana pemutusan hubungan kerja dengan pelatih saat ini, Igor Tudor.

Pihak klub dilaporkan secara aktif mengevaluasi opsi pelatih sementara untuk mengisi kekosongan jika Tudor benar-benar didepak bulan ini.

Manajemen Tottenham masih menimbang apakah mereka akan menunjuk pelatih interim terlebih dahulu atau langsung mempercepat penunjukan manajer permanen.

Rekam Jejak di Premier League

Nama De Zerbi sangat harum di Inggris berkat transformasinya bersama Brighton pada periode 2022 hingga 2024. Berikut adalah beberapa catatan penting kariernya.

Misalnya, membawa The Seagulls lolos ke kompetisi Eropa (Liga Europa) untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, memenangkan 38 pertandingan dari 89 laga bersama Brighton, dan pernah menakhodai Palermo, Benevento, dan mencapai puncak reputasinya saat membangun gaya main atraktif bersama Sassuolo di Serie A.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: