Lazio Tumbangkan AC Milan, Ini Kata Sarri dan Allegri

Oleh: Tarmizi Hamdi
Senin, 16 Maret 2026 | 12:30 WIB
Laga Lazio vs AC Milan di Seria A Italia. (Foto/Instagram lazio)
Laga Lazio vs AC Milan di Seria A Italia. (Foto/Instagram lazio)

BeritaNasional.com - Lazio sukses membenamkan AC Milan dengan skor tipis 1-0 lewat gol tunggal Gustav Isaksen dalam laga pekan ke-29 Serie A Italia musim 2025/2026 di Stadio Olimpico, Minggu(15/3/2026) waktu setempat. 

Kemenangan ini membawa Biancocelesti naik ke peringkat sembilan dengan 40 poin. 

Sebaliknya, bagi AC Milan, hasil minus ini membuat mereka tertahan di posisi kedua dengan 60 poin, kini tertinggal delapan angka dari Inter Milan di puncak klasemen.

Maurizio Sarri: Malam yang Tak Terlupakan

Pelatih Lazio Maurizio Sarri tampak sangat emosional. Bagi dia, kemenangan ini bukan sekadar soal tiga poin, melainkan kembalinya dukungan penuh suporter Lazio yang sebelumnya sempat memboikot pertandingan sebagai bentuk protes kepada manajemen.

"Sepanjang malam itu sangat emosional. Melihat Olimpico dengan atmosfer spektakuler seperti ini sungguh luar biasa," ujar Sarri yang dikutip dari Football Italia pada Senin (16/3/2026).

Meski menang, Sarri tetap memberikan catatan kritis bagi timnya yang gagal menambah keunggulan di babak pertama. 

Ia juga mengakui bahwa musim ini adalah periode tersulitnya di Serie A, terutama dengan badai cedera yang menghantam pilar utama seperti Provedel dan Romagnoli.

"Skuad ini layak dipuji. Mereka bisa saja hancur berantakan karena berbagai masalah luar lapangan, tapi mereka tetap menunjukkan karakter. Saya harap suasana ini tidak hanya sekali saja, meski saya menghormati keputusan apa pun dari para penggemar," tambah pelatih yang sempat dikartu merah pada menit akhirdi laga itu.

Max Allegri: Berhenti Bicara Scudetto

Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri tampak gerah dengan ekspektasi tinggi yang mengelilingi timnya. 

Kekalahan ini memutus momentum positif usai memenangi Derby della Madonnina pekan lalu.

Allegri menegaskan fokus Milan sekarang bukan lagi mengejar Inter, melainkan mengamankan tiket Liga Champions. Pasalnya, posisi mereka kini mulai diancam oleh Napoli dan Juventus.

"Kita harus realistis. Berhentilah bicara Scudetto. Target utama kita adalah lolos ke Liga Champions. Jika tidak fokus, kita berisiko menghancurkan semua yang sudah dibangun selama enam bulan terakhir," tegas Allegri.

Selain hasil pertandingan, sorotan jatuh pada bintang Milan, Rafael Leao. 

Pemain asal Portugal itu tertangkap kamera bereaksi marah saat ditarik keluar pada menit ke-68. Leao berjalan lambat, menolak pelukan Allegri, hingga menendang botol di bangku cadangan.

Allegri mencoba mendinginkan suasana terkait insiden tersebut. 

"Leao kesal karena merasa seharusnya bisa mendapatkan suplai bola yang lebih baik. Itu hal biasa dalam pertandingan, semua pemain ingin menang," jelasnya.

Allegri lalu menyoroti banyaknya kesalahan teknis dan kekalahan duel fisik di babak pertama yang membuat Milan rentan terkena serangan balik. 

"Kami terlalu lunak dalam duel satu lawan satu," tandas allenatore yang pernah menukangi Juventus ini.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: