Garda Revolusi Iran Bersumpah Bunuh Benjamin Netanyahu
BeritaNasional.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara bersumpah untuk mengejar dan mengeksekusi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di tengah kecamuk pertempuran yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Garda Revolusi menegaskan tidak akan menghentikan pengejaran terhadap pemimpin Israel tersebut.
"Selama penjahat pembunuh anak-anak ini masih bernapas, kami akan terus memburu dan membunuhnya," tegas pihak Garda Revolusi dalam pernyataan resminya yang dikutip dari Xinhua News pada Senin (16/3/2026).
Ketegangan hebat ini bermula pada 28 Februari lalu, ketika serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Insiden tersebut memicu gelombang kemarahan besar di Teheran dan menjadi pemantik serangan balasan besar-besaran dari pihak Iran.
Di sisi domestik, pemerintah Iran kini tengah melakukan operasi pembersihan besar-besaran.
Melansir laporan kantor berita Fars, pihak berwenang setidaknya telah menangkap 20 orang di wilayah barat laut Iran pada Minggu kemarin. Mereka dituding menjadi antek atau bekerja sama dengan pihak Israel.
Tak hanya di wilayah perbatasan, razia intensif juga menyisir berbagai kota di seluruh penjuru Iran. Dalam beberapa hari terakhir, ratusan orang dilaporkan telah ditahan karena dicurigai menjadi kolaborator bagi intelijen Amerika Serikat maupun Israel.
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







