Presiden Como Mirwan Suwarso Bicara Masa Depan Fabregas, Nasib Nico Paz, hingga FFP
BeritaNasional.com - Performa gemilang Como 1907 di Serie A Italia musim ini benar-benar mencuri perhatian dunia.
Kemenangan terbaru 2-1 atas AS Roma membawa klub milik pengusaha asal Indonesia ini bertengger di posisi keempat klasemen.
Namun, di balik euforia tersebut, Presiden Como Mirwan Suwarso tetap merendah dan menegaskan bahwa ini hanyalah bagian kecil dari proyek jangka panjang.
Dilansir dari Football Italia pada Selasa (17/3/2026), Mirwan membedah berbagai isu krusial klub, mulai nasib pemain bintang hingga keberlanjutan tim jika ditinggal Pelatih Cesc Fabregas.
Nasib Nico Paz Ada di Tangan Real Madrid
Nama Nico Paz menjadi komoditas panas berkat penampilan impresifnya bersama Azzurri.
Pemain muda berbakat Argentina ini merupakan produk akademi Real Madrid dan raksasa Spanyol tersebut memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak hingga 2027. Mirwan mengakui posisi Como saat ini hanyalah menunggu.
"Keputusan sepenuhnya ada di tangan Real Madrid. Kami tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu dan bertindak sesuai situasi," ujarnya.
Meski begitu, ia tidak merasa khawatir jika harus kehilangan Paz.
"Kami akan ikut bahagia untuknya dan segera mencari pengganti. Saat ini, dia sangat bahagia di sini, di tengah keluarga besar kami," tuturnya.
Como Kuat meski Tanpa Fabregas
Cesc Fabregas adalah otak di balik kesuksesan taktis Como. Namun, Mirwan mengibaratkan peran Fabregas seperti seorang CEO di perusahaan besar. Ia menegaskan Como telah membangun sistem yang mandiri dan berkelanjutan.
"Kami sangat senang memilikinya, tapi kami sadar apa pun bisa terjadi dalam hidup. Kami telah menciptakan sistem yang kami yakini tidak akan runtuh begitu saja, bahkan jika terjadi perpisahan (dengan Fabregas)," tegas Mirwan.
Kesiapan Finansial dan Kompetisi Eropa
Dengan selisih 12 poin dari peringkat ke-8, tiket ke kompetisi Eropa musim depan hampir pasti berada di tangan Como. Pertanyaan besar pun muncul bagaimana dengan aturan Financial Fair Play (FFP).
Mirwan menjelaskan posisi keuangan klub sangat sehat. Saat ini, pengeluaran Como masih berada €75 juta di bawah batas maksimal UEFA.
"Pendapatan kami tumbuh signifikan. Dalam dua atau tiga tahun ke depan, kami yakin bisa memenuhi semua persyaratan FFP. Untuk tim yang baru kembali ke Eropa setelah sekian lama, margin seperti itu memang diperbolehkan," jelasnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






