Timnas Malaysia Gagal ke Piala Asia AFC 2027 Usai Disanksi AFC

Oleh: Harits Tryan
Rabu, 18 Maret 2026 | 04:30 WIB
Timnas Malaysia. (Foto/Mayalsia_nt)
Timnas Malaysia. (Foto/Mayalsia_nt)

BeritaNasional.com - Harapan Timnas Malaysia untuk lolos ke Piala Asia AFC 2027 resmi pupus setelah dijatuhi sanksi oleh Konfederasi Sepak Bola Asia. Sanksi tersebut dijatuhkan karena Malaysia terbukti menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam kemenangan sebelumnya atas Nepal dan Vietnam.

Keputusan itu diumumkan pada Selasa sore menyusul putusan akhir dari Pengadilan Arbitrase Olahraga terkait skandal yang melibatkan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Dalam kasus tersebut, FAM disebut menggunakan dokumen palsu untuk memperoleh paspor bagi tujuh pemain agar dapat memperkuat skuad Harimau Malaya.

Menanggapi sanksi yang juga mencakup denda sebesar US$50.000, FAM menyatakan akan mengajukan permintaan tertulis untuk mendapatkan alasan di balik keputusan tersebut, sebelum mempertimbangkan langkah selanjutnya yang akan diambil dalam masalah ini.

Pada 5 Maret, CAS menguatkan sebagian hukuman awal yang dijatuhkan oleh FIFA kepada FAM dan tujuh pemain terkait. Mereka adalah Gabriel Palmero, Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Hector Hevel, dan Jon Irazábal.

Dalam pernyataan resminya, CAS menyebut, "Setelah mempertimbangkan bukti, Panel CAS menemukan bahwa pelanggaran pemalsuan dokumen kelayakan telah terbukti dan bahwa larangan bermain pertandingan selama 12 bulan adalah sanksi yang wajar dan proporsional bagi para pemain, mengingat tanggung jawab keterlibatan mereka dalam penipuan ini." CAS juga menambahkan, "Namun, sesuai dengan Pasal 22 FDC, Panel memutuskan bahwa larangan tersebut hanya berlaku untuk pertandingan dan bukan untuk semua aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola. Ini berarti para pemain dapat melanjutkan latihan dengan klub masing-masing selama masa larangan."

Dengan dipastikannya para pemain tersebut tidak memenuhi syarat, hasil kemenangan Malaysia 2-0 dan 4-0 atas Nepal dan Vietnam pada tahun lalu dibatalkan dan diubah menjadi kemenangan 3-0 untuk masing-masing lawan. Dampaknya, posisi Malaysia di klasemen berubah drastis.

Sebelumnya, Malaysia memimpin Grup F putaran ketiga kualifikasi dengan keunggulan tiga poin setelah mencatat lima kemenangan beruntun. Namun kini mereka tertinggal enam poin dari Vietnam yang naik ke puncak klasemen sekaligus memastikan tiket ke putaran final.

Dengan hanya satu laga tersisa, Malaysia secara matematis tidak mungkin lagi mengejar Vietnam yang telah lolos ke Piala Asia untuk edisi ketiga berturut-turut. Situasi ini semakin mengecewakan karena Malaysia baru kembali tampil di Piala Asia pada edisi 2023 setelah absen selama 16 tahun.

Padahal, sebelum sanksi dijatuhkan, Malaysia hanya membutuhkan hasil aman dengan tidak kalah lebih dari empat gol saat menghadapi Vietnam pada 31 Maret untuk memastikan kelolosan. Kini, peluang tersebut hilang sepenuhnya.

Saat putusan akhir CAS dirilis, FAM menyatakan, "Hasilnya tetap sangat mengecewakan, terutama bagi para pemain." Mereka menambahkan, "Mereka tidak terlibat dalam proses administrasi dan tidak memiliki pengetahuan tentang hal-hal yang berkaitan dengan administrasi."

FAM juga menegaskan bahwa para pemain telah memperoleh kewarganegaraan Malaysia secara sah, meski diakui bahwa aturan kelayakan pemain menurut FIFA dapat berbeda dengan hukum kewarganegaraan di masing-masing negara.

Sumber: ESPNsinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: