Pemerintah Gencar Gelar Mudik Gratis, Menko Polkam: Negara Hadir Atasi Kesulitan Masyarakat

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 18 Maret 2026 | 13:09 WIB
Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) melepas peserta Mudik Gratis Presisi Polri di Jakarta, Rabu (18/3/2026). (BeritaNasional/Bachtiarudin)
Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) melepas peserta Mudik Gratis Presisi Polri di Jakarta, Rabu (18/3/2026). (BeritaNasional/Bachtiarudin)

BeritaNasional.com - Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan, gencarnya pemerintah menggelar program mudik gratis bagi masyarakat adalah wujud nyata negara hadir untuk mengatasi kesulitan masyarakat.

Hal itu disampaikan Djamari usai melepas 4.009 pemudik dalam program Mudik Gratis Presisi yang diberangkatkan dengan 81 armada bus, yang digelar Polri di Lapangan Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

“Ini semua, ini semua menunjukkan bahwa negara hadir untuk mengatasi kesulitan masyarakat kita. Ada yang memang sama sekali bebannya dihilangkan, ada yang sedikit dikurangi,” kata Djamari kepada wartawan.

Menurut Djamari, telah banyak program mudik gratis digelar berbagai instansi pemerintahan selain Polri, ada juga TNI Angkatan Laut (AL) yang beberapa lalu membuka mudik gratis dengan kapal laut dari Jakarta ke wilayah Semarang sampai Surabaya.

“Kesungguhan kami untuk memberikan itu, negara akan selalu memikirkan dan meringankan beban yang dirasakan oleh masyarakat, sekaligus itu adalah komitmen kami,” jelasnya.

“Kami akan memberikan keamanan dan kenyamanan warga kita untuk merayakan hari Idul Fitri di kampungnya masing-masing,” tambah dia.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan, sampai saat ini seluruh mobilitas baik jalur darat, laut, dan udara terpantau berjalan dengan baik.

Alhamdulillah berjalan dengan baik. Beberapa kegiatan mudik baik itu dari sisi darat, laut, udara maupun kereta api semuanya berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Selain itu, Dudy juga berterima kasih kepada gelaran mudik gratis yang berkontribusi besar menekan angka kecelakaan. Sebab, masyarakat tidak perlu mudik menggunakan sepeda motor yang tidak direkomendasikan untuk perjalanan jarak jauh.

“Ini akan sangat membantu kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak perlu lagi menggunakan kendaraan roda dua untuk melakukan perjalanan pulang. Sebuah program yang baik, mudah- mudahan ini akan mengurangi hal-hal yang tidak kita inginkan di dalam perjalanan masyarakat yang akan pulang,” tuturnya.

“Penggunaan bis ini mendorong masyarakat untuk bisa merencanakan perjalanannya secara baik sehingga harapannya bahwa mereka akan sampai di kampung halamannya dan kemudian juga akan kembali lagi ke rumah masing-masing dengan aman,” tambah dia.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: