Lulusan Akademi Jadi Penentu, Nico O'Reilly Antar City Juara Carabao Cup
BeritaNasional.com - Nico O'Reilly tampil sebagai pahlawan kemenangan Manchester City usai mencetak dua gol yang membawa timnya menundukkan Arsenal 2-0 pada final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup di Stadion Wembley, Minggu (22/3/2026) malam atau Senin (23/3/2026) dini hari WIB.
Pemain muda berusia 21 tahun lulusan akademi City itu menjadi penentu kemenangan The Citizens lewat dua sundulan di babak kedua, sekaligus memastikan trofi Piala Liga kesembilan bagi klub asuhan Pep Guardiola.
Bermain di posisi bek kiri, O'Reilly menunjukkan naluri menyerang luar biasa. Ia dua kali masuk ke kotak penalti dalam rentang kurang dari lima menit dan memaksimalkan peluang menjadi gol, menjadikannya sosok sentral dalam laga puncak yang mempertemukan dua tim teratas Liga Inggris tersebut.
Arsenal sejatinya memulai pertandingan dengan lebih agresif. Pada menit ketujuh, Kai Havertz dan Bukayo Saka sempat menciptakan ancaman beruntun, tetapi kiper Manchester City James Trafford tampil gemilang dengan tiga penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap aman.
Setelah tertekan di awal laga, City perlahan mulai mengambil alih kendali permainan. Jeremy Doku dan Antoine Semenyo beberapa kali merepotkan lini pertahanan Arsenal dari sisi sayap, sementara Erling Haaland hampir membuka keunggulan menjelang turun minum melalui sundulan yang masih melambung di bawah tekanan lawan.
Memasuki babak kedua, City tampil semakin percaya diri. Haaland sempat memperoleh peluang usai melewati William Saliba, namun penyelesaiannya belum menemui sasaran.
Momentum penting datang saat Jeremy Doku dijatuhkan Kepa Arrizabalaga setelah sukses melewati sang kiper. Meski hanya berbuah kartu kuning untuk Kepa, insiden itu menjadi pertanda bahwa tekanan City mulai tak terbendung.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-60. Umpan silang Rayan Cherki gagal diantisipasi sempurna oleh Kepa dan bola jatuh ke arah Nico O'Reilly. Tanpa kesalahan, O'Reilly menyambutnya dengan sundulan untuk membawa City unggul 1-0.
Tak butuh waktu lama, O'Reilly kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kurang dari lima menit berselang, Matheus Nunes mengirimkan umpan lambung ke kotak penalti dan O'Reilly lagi-lagi muncul di momen yang tepat untuk menanduk bola masuk ke gawang Arsenal. Gol kedua itu membuat Wembley bergemuruh dan mengukuhkan status O'Reilly sebagai bintang lapangan.
Arsenal mencoba bangkit lewat sejumlah pergantian pemain yang dilakukan Mikel Arteta. Riccardo Calafiori sempat nyaris memperkecil ketertinggalan saat tendangannya membentur tiang gawang, sementara Gabriel Jesus yang merupakan mantan pemain City juga mendapat peluang lewat sundulan di penghujung laga, namun bola masih melambung.
Hingga peluit panjang dibunyikan, lini belakang Manchester City tampil solid menjaga keunggulan 2-0. Kemenangan ini bukan hanya menghadirkan trofi Piala Liga kesembilan bagi The Citizens, tetapi juga menorehkan sejarah baru bagi Pep Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu kini telah mengoleksi 19 gelar utama bersama Manchester City dan menjadi manajer pertama yang berhasil menjuarai kompetisi ini sebanyak lima kali.
Di tengah masih terbukanya peluang meraih gelar Liga Inggris dan Piala FA musim 2025/26, penampilan heroik Nico O'Reilly di Wembley bisa menjadi momentum penting bagi City untuk menutup musim dengan lebih gemilang.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







