Iran Ancam Balik Serang Infrastruktur Energi dan Minyak di Seluruh Timur Tengah

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 23 Maret 2026 | 14:01 WIB
Iran siap respons apapun serangan lawan (Foto/Pixabay)
Iran siap respons apapun serangan lawan (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Tak diam saja diancam Amerika Serikat (AS), Iran mengancam akan membalas serangan terhadap infrastruktur energi ke negaranya dengan menyerang infrastruktur vital termasuk energi di kawasan Timur Tengah yang berpotensi menyebabkan kenaikan harga minyak secara jangka panjang.

"Seketika setelah pembangkit dan infrastruktur listrik negara kami diserang, semua infrastruktur vital di seantero kawasan, termasuk infrastruktur energi dan minyak, akan dianggap sebagai sasaran tembak yang sah," kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf melalui media sosial X, Minggu (22/3/2026).

Hal ini disampaikan Ghalibaf merespons ancaman Presiden AS Donald Trump yang akan menghancurkan pembangkit listrik Iran, dari yang terbesar, jika Teheran tidak membuka Selat Hormuz dalam 48 jam.

Ghalibaf mengatakan, serangan balasan tersebut, jika terjadi, akan "menghancurleburkan" infrastruktur listrik di kawasan dan menyebabkan "harga minyak melonjak untuk waktu yang lama".

Hingga kini, Iran masih melanjutkan serangan ke target-target militer AS dan Zionis Israel sebagai balasan atas operasi militer gabungan kedua negara tersebut terhadap Iran pada 28 Februari.

Di hari pertama serangan tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur, sementara ratusan siswi sekolah dasar di Iran selatan tewas setelah sekolah mereka dihantam rudal.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: