22 Anggota NATO Bergabung dalam Pengamanan Selat Hormuz

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 23 Maret 2026 | 15:28 WIB
Selat Hormuz. (Foto/Freepik)
Selat Hormuz. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Sebanyak 22 negara anggota NATO telah berpartisipasi dalam rencana pengamanan di Selat Hormuz sejak Kamis (19/3/2026) lalu, di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. 

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, kredibilitas NATO semakin tergerus karena aliansi militer tersebut enggan membantu AS dalam membuka blokade pelayaran kapal di Selat Hormuz.

"Kabar baiknya adalah bahwa sejak Kamis, sebuah kelompok yang terdiri dari 22 negara, sebagian besar adalah anggota NATO telah berkumpul untuk memastikan Selat Hormuz bebas dan terbuka sedini mungkin," kata kata Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte kepada FOX News, Minggu (22/3/2026).

Di samping negara-negara NATO, Rutte mengklaim, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Uni Emirat Arab, dan Bahrain juga ikut serta dalam upaya ini. Namun, ia tidak merinci seluruh negara mana saja yang siap mengambil langkah konkret tersebut.

"Jelas, operasi militer terkait Iran masih berlangsung. Karena itu, kami bekerja bersama negara-negara ini, dan tentu saja dengan AS, untuk mengetahui apa, kapan, dan bagaimana kami akan melakukannya," jelas mantan PM Belanda itu.

Sebelumnya, pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa. Iran lantas melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah, termasuk memblokade Selat Hormuz, yang berdampak pada pasokan minyak sebagian besar negara dan menimbulkan kenaikan harga minyak dunia.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: