Arus Balik Lebaran Mulai Landai, One Way Nasional GT Kalikangkung sampai Brebes Dicabut

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 25 Maret 2026 | 12:57 WIB
Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Foto/Humas Polri)
Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Foto/Humas Polri)

BeritaNasional.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memutuskan mencabut pelaksanaan one way nasional untuk dialihkan menjadi one way sepenggal seiring volume kendaraan dari Timur Jawa ke arah Jakarta yang mulai landai.

Dengan begitu untuk one way dari dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Jalan Tol Batang–Semarang hingga Km 263 tepatnya di Exit Tol Brebes pada arus balik Lebaran 2026 telah dicabut, Rabu (25/3/2026) hari ini.

“Jadi cukup terkendali, oleh sebab itu seizin Bapak Kapolri, jam sepuluh tadi kami melakukan sosialisasi. Setelah sosialisasi kami akan sterilisasi, jadi kami akan cabut untuk one way nasional lokal dari kilometer 414 sampai 263,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho kepada wartawan.

Sehingga untuk ruas tol KM 414 ke KM 263 akan normal untuk kedua arahnya. Namun, untuk KM 263 hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta–Cikampek masih diberlakukan one way dialihkan sepenggal atau lokal.

“Setelah kami sosialisasi tentunya nanti kurang lebih jam dua belas akan kita buka untuk dua jalur normal menuju ke Jakarta, termasuk juga masyarakat yang dari Pejagan akan menuju ke Semarang,” tuturnya.

Sementara terkait kondisi pada puncak arus balik gelombang pertama yang terjadi tadi malam, telah berhasil dikelola dengan baik. Berkat koordinasi yang dilakukan setidaknya sudah ada 256.388 kendaraan melangsungkan arus balik.

“Di samping one way nasional arus balik dari Semarang, Jawa Tengah juga melakukan one way lokal dari KM 560 sampai KM 414, sehingga tadi malam cukup padat, namun terkendali. Sampai di Cikampek juga demikian, terkelola dengan baik,” tuturnya 

“Termasuk juga yang dari Jawa Barat, penggunaan tol fungsional Japek 2 sudah kita fungsikan, sehingga crossing dari Jawa Barat yang ada di Cikampek bisa kita kelola dengan baik,” tambah dia.

Kemudian perihal skema rekayasa lalu lintas dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama sampai Jakarta masih akan terus dilakukan pemantauan untuk melihat flow traffic counting volume kendaraan sebagai bahan evaluasi. 

“Tentunya ini mengelola flow yang ada di Cikampek agar supaya tidak terjadi penumpukan, oleh sebab itu di Cikampek sampai saat ini juga masih kita lakukan beberapa langkah-langkah,” tuturnya.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: