Puncak Arus Balik H+3, Terminal Kalideres Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Oleh: Panji Septo R
Rabu, 25 Maret 2026 | 17:19 WIB
Bus-bus yang terparkir di Terminal Kalideres. (BeritaNasional/Panji)
Bus-bus yang terparkir di Terminal Kalideres. (BeritaNasional/Panji)

BeritaNasional.com - Terminal Kalideres memproyeksikan Rabu (25/3/2026) sebagai salah satu puncak arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Berdasarkan data kedatangan pukul 00.00-07.00 WIB, Terminal Kalideres mencatat 1.732 penumpang dan 71 bus tiba di Jakarta Barat.

Staf Terminal Kalideres, Reza Dwi Haryanto, menambahkan pihaknya mencatat kedatangan tambahan 489 penumpang dan 52 bus sekitar pukul 07.00–14.00 WIB.

"Kemungkinan sampai nanti malam jumlah penumpang semakin sedikit, karena puncaknya terjadi dini hari hingga pagi," ujar Reza kepada Beritanasional.com.

Sebelumnya, Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, menjelaskan pihaknya menyiapkan rekayasa lalu lintas sejak pagi untuk menjaga operasional tetap kondusif.

“Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi kedatangan bus secara bersamaan,” ujar Tyo.

"Kami bersama Satlantas Jakarta Barat telah melakukan rekayasa lalu lintas di pintu keluar terminal," ucapnya lebih lanjut.

Ia memaparkan pola pengaturan arus kendaraan di area terminal. Beberapa rekayasa diterapkan agar bus dapat memasuki Terminal Kalideres dengan lancar.

“Kendaraan yang keluar terminal sebelumnya diarahkan ke kanan menuju Tangerang (ditutup), kami belokkan ke kiri dulu arah Cengkareng, lalu putar balik ke arah Tangerang,” tutur Tyo.

Antisipasi juga diterapkan pada layanan transportasi lanjutan. Terminal Kalideres berkoordinasi dengan TransJakarta untuk penambahan armada malam hari.

“Angkutan malam yang beroperasi pukul 22.00–05.00, pukul 22.00-00.00 ada penambahan 5-10 armada, disesuaikan kondisi di dalam terminal,” ujarnya.

Untuk total kedatangan hari ini, ia memperkirakan jumlah penumpang mencapai 2.600 orang. Tyo menyebut lonjakan signifikan terjadi pada pagi hari, sesuai pola arus balik tahun sebelumnya.

“Perkiraan penumpang H+3 sekitar 2.600. Lonjakan diperkirakan berdasarkan data tahun lalu,” ucapnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: