Korlantas Polri Berhasil Tekan Angka Kecelakaan Selama Arus Mudik-Balik Lebaran
BeritaNasional.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri berhasil menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Alhasil, jumlah kecelakaan pun berhasil turun, berkat kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Sebagaimana data Operasi Ketupat 2026, tercatat ada 226 kecelakaan dengan rincian 12 orang meninggal dunia, 73 orang luka berat, dan 440 orang luka ringan, serta kerugian materiil sebesar Rp226.150.000.
“Peristiwanya, peristiwanya kecelakaannya itu turun 5,75 persen,” ucap Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).
Meski kecelakaan masih terjadi di sejumlah daerah dan menimbulkan korban. Namun, tingkat fatalitas korban kecelakaan jauh lebih turun apabila dibandingkan masa arus mudik dan balik lebaran tahun lalu.
“Kecelakaan lalu lintas turun di fatalitas korban adalah 30,89 persen. Saya ulangi fatalitas korban kecelakaan turun 30,89 persen,” ungkap Agus.
Selain itu, selama Operasi Ketupat 2026 yang dikhususkan bagi pengamanan arus mudik dan balik lebaran, ada juga personel kepolisian yang gugur di lapangan. Mulai dari anggota Polda Metro Jaya, dan anggota Polres Pekalongan.
Terakhir, anggota kepolisian meninggal di Yogyakarta dan Majalengka. Mereka yang gugur, kata Agus, akan diajukan penghargaan luar biasa sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya.
“Tentunya kami juga menyampaikan duka yang sangat mendalam ya. Nanti pimpinan sudah mempertimbangkan untuk kita beri penghargaan,” ucapnya
Perlu diketahui, Polri saat ini telah resmi menutup Operasi Ketupat 2026 pada Rabu (25/3/2026). Dengan mengganti Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengamankan para pemudik selama masa arus balik yang masih berlangsung.
Volume kendaraan pada puncak arus mudik tertinggi sepanjang sejarah dengan sebesar 270.315 kendaraan. Angka itu telah dibandingkan dengan tahun 2025, meningkat sebesar 4,62 persen dari semula 258.512 kendaraan.
Meski terjadi kepadatan di sejumlah titik, arus lalu lintas tetap bisa terkendali. Berkat adanya pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang telah dijalankan salah satunya one way nasional.
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







