Trump Soroti Risiko Guncangan Harga Minyak Akibat Konflik
BeritaNasional.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa ia memandang potensi Iran memiliki senjata nuklir sebagai ancaman serius yang diibaratkan seperti “kanker”, sekaligus membela langkah perang yang telah diambil meski menimbulkan kerugian besar.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam sebuah acara penggalangan dana Partai Republik di Washington pada malam hari.
“Kami tidak punya pilihan,” kata Trump dikutip dari NBC News, Kamis (26/3/2026).
Ia juga menilai dampak ekonomi dari konflik tersebut kemungkinan akan cukup signifikan.
“Tapi saya kira akan jauh lebih buruk. Saya kira harga energi, harga minyak akan naik lebih tinggi. Saya kira pasar saham akan sedikit turun,” katanya.
Meski demikian, Trump menegaskan bahwa dampak jangka pendek tersebut bukan menjadi prioritas utamanya.
“Tapi itu tidak penting bagi saya dalam jangka pendek,” kata Trump. “Yang harus kita lakukan adalah menyingkirkan kanker itu. Kita harus membuang kanker itu, dan kanker itu adalah Iran dengan senjata nuklir.”
Di sisi lain, sejumlah pihak mengkritik kebijakan tersebut dan menyebut perang dengan Iran sebagai langkah yang tidak memiliki dasar kuat serta telah direncanakan sebelumnya.
Sementara itu, seorang pejabat dalam pemerintahan Trump, Joe Kent, yang menjabat sebagai direktur Pusat Kontraterorisme Nasional, mengundurkan diri pada 17 Maret. Dalam surat pengunduran dirinya, ia menuliskan bahwa “Iran tidak menimbulkan ancaman langsung bagi negara kita.”
Sumber: NBC News
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






