Donald Trump Klaim Iran Bakal Borong Hasil Pertanian AS demi Capai Perdamaian

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 03 Juli 2026 | 23:00 WIB
Ilustrasi perdamaian Iran-Amerika Serikat. (Foto/CopilotAI)
Ilustrasi perdamaian Iran-Amerika Serikat. (Foto/CopilotAI)

BeritaNasional.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim Iran bakal membeli berbagai produk pertanian AS sebagai bagian dari klausul kesepakatan damai untuk mengakhiri perang yang tengah berlangsung. Namun, pernyataan tersebut langsung mendapat bantahan keras dari pihak Iran.

Klaim tersebut diutarakan Trump saat membahas kondisi ekonomi Iran saat ini yang membutuhkan pasokan pangan dari luar.

"Mereka tidak menghasilkan uang, jadi kita akan mengambil sebagian uang itu, dan kita akan membelinya. Mereka butuh makanan. Mereka butuh jagung, gandum, dan kedelai, dan kita akan meminta petani Amerika kita untuk menyediakannya secara eksklusif," kata Trump yang dikutip dari Xinhua News pada Jumat (3/7/2026).

Bantahan Teheran

Pernyataan sepihak orang nomor satu di AS itu langsung memicu reaksi di Timur Tengah. Gubernur Bank Sentral Iran, Abdolnaser Hemmati, segera memberikan klarifikasi untuk meluruskan klaim tersebut. 

Lewat kantor berita lokal Iran, Tasnim, Hemmati menegaskan negaranya sama sekali tidak memiliki komitmen kerja sama seperti yang digemborkan Trump.

"Tidak ada kewajiban untuk membeli input pertanian dari AS," ujar Hemmati.

Meski mendapat bantahan dari pihak lawan, Trump tetap optimistis terhadap arah diplomasi kedua negara. 

Ia bahkan mengeklaim proses negosiasi dengan Iran menunjukkan progres yang sangat positif dan hampir menemui titik temu.

Dalam wawancara yang sama, Trump mengatakan negosiasi dengan Iran berjalan progresif. Dia yakin Teheran telah menyetujui klausul perdamaian.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: